Friday, 07 August 2020


Rapat Tebar Benih di Kota Gorontalo, 23 September Dimulai

06 Sep 2019, 15:16 WIBEditor : Ahmad Soim

Rapat hambur/tebar benih di Kota Gorontalo | Sumber Foto:Kontributor

TABLOIDSIBARTANI.COM - Musyawarah Hambur Tanam Musim Tanam II Tahun 2019 dilakukan di Aula Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian Kota Gorontalo (5/9).

Pelaksanaan musyawarah hambur tanam bertujuan untuk menentukan jadwal hambur tanam musim tanam II di Kota Gorontalo dan dihadiri oleh Kepala Daerah Pengairan 01 (KDP 01), Produsen pupuk Provinsi Gorontalo, Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, unsur Dinas PU Provinsi Gorontalo, POPT, seluruh kelompok tani padi sawah di Kota Gorontalo, serta unsur kelurahan dan kecamatan wilayah potensi padi sawah. 

Musyarawah ini dibuka oleh Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian Kota Gorontalo diwakili Kepala Bidang Pertanian Yurita T. Walangadi.

Kabid Pertanian DKPP Kota Gorontalo itu enyampaikan untuk pertanaman padi sawah yang berada di wilayah kecamatan Kota Utara, Sipatana dan Kota Timur seluas 762 hektar telah selesai panen dan sisanya di  wilayah Kecamatan Kota Barat dan Dungingi berada di posisi akan panen dan pengisian bulir.

Untuk ketersediaan benih menghadapi musim tanam II tahun 2019 diakomodir melalui dana APBD II seluas 500 hektar, kegiatan DEM Area seluas 125 hektar dan dana APBN seluas 208 hektar.

Guna mendukung pengolahan tanah diharapkan petani dapat memanfaatkan alsintan (hand traktor) secara gratis yang ada di Brigade Alsintan. Semua areal persawahan akan dibayarkan premi sebagai peserta Asuransi Usaha Tani Padi.

Iswan Eki, ST  Kepala Daerah Pengairan 01 menjelaskan bahwa sekarang ini debit air 1,7 m3/detik sudah mencukupi untuk kebutuhan pertanaman sehingga pembukaan pintu air diundur sampai dengan tanggal 22 sambil menunggu hujan untuk mencukupi standart kebutuhan debit air untuk pertanaman sebesar 3,8 — 4 m3/ detik.

Pada kesempatan ini juga  Mardani selaku perwakilan dari PKT dan Laode Salfin M perwakilan dari PKG menyampaikan ketersediaan pupuk sebesar 80 ton urea, 603 ton phonska dan 116 ton petroganik yang hanya bisa mencukupi untuk kebutuhan pada pemupukan pertama dan untuk pemupukan berikutnya menunggu alokasi tambahan dari Kementerian Pertanian. 

Rapat penetapan jadwal hambur tanam dipimpin Hariyanto Hiola, SPi selaku Kabid Kelembagaan dan SDM dengan menghasilkan keputusan jadwal hambur tanam musim tanam II tahun 2019 dengan pertimbangan teknis pengamatan siklus hidup OPT dan ketersediaan air, yang disepakati bersama oleh para petani yaitu tanggal 23 September s/d 6 Oktober 2019.

 

Reporter : Rijal Doda
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018