Jumat, 12 Juli 2024


Hidroponik Seri VI : Hidroponik Mentimun

19 Peb 2022, 12:36 WIBEditor : Gesha

Hidroponik Mentimun | Sumber Foto:Sinar Tani

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Tabloid Sinar Tani kembali mengadakan pelatihan hidroponik secara virtual dengan Plant Nutrition Specialist, Dr. Ir. Ani Andayani, M. Agr. Dalam Hidroponik Seri ke VI kali ini membahas tuntas Hidroponik Mentimun.

Siapa yang tak mengenal mentimun. Tanaman ini termasuk Fruit Vegetable yakni sayuran yang ada buahnya. "Mentimun memiliki kandungan gizi yang cukup banyak. Salah satunya bisa mencegah dehidrasi karena banyaknya kandungan air dalam mentimun. Banyak menu yang bisa dibuat dari mentimun ini," sebut Ani.

Serupa dengan tanaman sayur buah lainnya, mentimun juga bisa dibudidayakan secara hidroponik dengan perlakuan tertentu. "Saya sudah mencobanya di dak rumah ukuran 5x7 meter, pakai greenhouse sederhana dan menggunakan 3 bedengan mentimun, "ujarnya berbagi pengalaman.

Dirinya mengadopsi deep flow technique (DFT) sedikit dan sistem NFT untuk bedengan hidroponik. Bedengan dibuat dengan 4meterx50cmx10 cm. Dari ujung (tempat nutrisi) hingga ujung bedengan dibuat miring 1-2 persen dari tinggi bedengan agar nutrisi bisa mengalir.

"Untuk penutup bedengan (bagian atas) bisa menggunakan styrofoam yang telah dilubangi untuk media tanam. Alas bedengan dilapisi terpal dan diklip menggunakan klip kertas besar. Sistem ini tidak menggunakan pembangkit listrik/pompa sehingga hemat energi," jelasnya.

Sedangkan untuk greenhouse sederhana, Prof Ani menyarankan menggunakan rangka besi agar tidak terhempas angin kencang. Untuk penutup bisa menggunakan shady nett 15 persen off (paling renggang).

Nutrisi 

Dalam hidroponik, kebutuhan nutrisi pun menjadi keharusan yang terpenuhi agar tanaman bisa bertumbuh dengan baik. "Ada unsur makro dan mikro yang harus dipenuhi .  Untuk penggiat hidroponik, memang sudah ada yg dijual instan di pasaran (ABMix). Bisa juga racik sendiri dengan formulasi Ensishoho," tambahnya.

Dirinya menggunakan tangki A dan tangki B untuk nutrisi dan  diletakkan lebih tinggi daripada tangki C sebagai tempat pencampuran. Sedangkan saat pengaliran ke bedengan menggunakan kran air yang bisa dibuka saat pemberian nutrisi.

Setelah pengisian nutrisi, perlu dilakukan pengecekan pH dan EC secara reguler. Saat masuk nutrisi, EC berkisar 0,7-0, 9 dengan pH 6,3-6,6. Setelah pertumbuhan generatif mencapai 2,2 dan terus meningkat selama pertanaman dengan pH yang tetap. "Jika pH terlalu tinggi, campurannya diberikan HCl. Jika terlalu rendah pH nya bisa diberikan NaOH, " jelasnya.

Persemaian dan Perawatan

Ani tidak menyarankan untuk bertanam langsung di bedengan, tetapi harus melalui masa persemaian terlebih dahulu. "Sebar benih dengan arang sekam hitam pekat dalam wadah yang dilapisi kertas. Arang sekam juga sudah dibasahi atau direndam air sehari semalam dulu untuk menurunkan pH," tuturnya.

Saat persemaian ini membutuhkan ketelatenan. Saat bibit sudah tumbuh dan berdaun sempurna, dipindahkan ke spons. "Spons dibuat seukuran lubang tanam dan dibelah tanpa putus kemudian dilembabkan dan bibit hasil semai dimasukkan pada belahan spons dan ditutup kemudian dimasukkan dalam tray baki yang sudah diisi air agar spons basah. Dalam stadia ini belum diberikan pupuk. Cukup air saja," jelasnya. 

Semakin baik pemeliharaannya 3-5 hari sudah bisa tumbuh daun sempurna dan dipindah tanamkan ke bedengan. Ciri daun sempurna adalah daun minimal 3 dan akarnya sudah cukup menjangkau ke dasar bedengan.

Di bedengan siapkan juga aerator untuk memberikan oksigen bagi larutan dan akar agar mampu menyerap nutrisi.
Sebelum pindah tanam, bedengan harus sudah terisi nutrisi dengan dosis 1/3 larutan.

Karena mentimun tergolong sayuran sulur maka dibutuhkan turus untuk menegakkan batang mentimun menggunakan tali rami atau benang kuat untuk tanaman hias. "Batang utama dari mentimun yang sudah tumbuh bisa dililitkan dulu dengan benang ke turus. Sehingga secara otomatis tanaman akan menyulur, " tambahnya.

Pembuahan-Panen

Saat tanaman berusia 3 minggu, akan mulai berbunga dan ruas daunnya mencapai 12-13 helai."Umur 18 hari tanaman sudah mulai berbunga. Biasanya mulai tumbuh bunga betina (calon buah mentimun) pada tangkai bunga ke 9. Dari satu tanaman mentimun, bisa 4-5 calon buah mentimun. Tangkainya bisa lebih dari 20 cm, " tuturnya.

Pada saat pembuahan agar mentimun tidak melengkung, sebaiknya kiri kanan buahnya jangan terhalang tangkai daun atau terikat dengan sulurnya sendiri. "Setiap mengamati tanaman, kita beri kasih sayang, lepaskan dari sulurnya agar dia bisa berbuah dengan baik, " tambahnya.

Panen mentimun bisa dilakukan setelah usia 30 hari tanam di bedengan dan menghasilkan ukuran yang seragam yakni 18-20 cm serta berat antara 175-200 gram per buah. Dari satu pohon bisa dipanen 8-10 buah. "Sangat enak, masih kress dan sudah ada rasa manis," tuturnya. 

Download sertifikat disini SERTIFIKAT PELATIHAN HIDROPONIK MENTIMUN

Download Materi Paparan disini Materi Paparan Pelatihan Hidroponik Mentimun

Ketinggalan Zoom Pelatihan Hidroponik Seri VI : Hidroponik Mentimun? Bisa diputar disini 

Reporter : TABLOID SINAR TANI
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018