Srikaya memang tidak sepopuler buah pepaya, jambu atau durian. Namun bukan berarti usaha tani buah yang dalam bahasa Latinnya Annona squamosa tidak menguntungkan.
Memang masyarakat Indonesia banyak yang belum terbiasa mengkonsumsi srikaya. Selain sulit didapatkan, buah ini juga tak mudah dikonsumsi langsung. Faktornya, ukuran buahnya kecil-kecil dan mengandung banyak biji yang cukup sulit dipisahkan dari daging buahnya.
Kini ada jenis srikaya yang mempunyai peluang jumbo (besar) meramaikan meja makan yakni srikaya jumbo. Jenis srikaya yang berasal dari Australia ini mempunyai banyak keunggulan ketimbang jenis yang banyak tumbuh di dalam negeri. Meski berasal dari negeri Kangguru, srikaya jumbo sudah secara resmi dirilis Kementerian Pertanian sebagai buah unggulan dalam negeri.
Dari nama sudah jelas, srikaya jumbo ukuran buahnya lebih besar dibanding srikaya dalam negeri yang mempunyai bobot 150-250 gram/buah. Sedangkan bobot buah srikaya jumbo bisa mencapai minimal 800 gram/buah dan maksimal 1.500 gram/buah. Daging buahnya cukup tebal lembut dan tidak berserat, jumlah biji sedikit (7-10 biji/buah) dan mempunyai citarasa yang lebih manis dibanding srikaya lokal.
Dengan keunggulan buah seperti itu srikaya jumbo di Semarang bisa laku dengan harga Rp 30.000/kg, sementara harga srikaya lokal pada waktu yang sama hanya laku dengan harga Rp 3.000/kg. Karena itu, sejak beberapa tahun terakhir bibit Srikaya jumbo menjadi salah satu tanaman buah primadona dengan permintaan yang terus meningkat.
Keunggulan lain srikaya jumbo tergolong tanaman yang genjah yakni mulai berbuah pada umur 2 tahun, sangat produktif bisa berbuah 2-3 kali/tahun dengan jumlah buah sekitar 40 butir/pohon dan sangat adaptif (bisa ditanam mulai dataran rendah hingga dataran tinggi).
Namun secara umum bentuk buah srikaya berbentuk bola dengan tekstur kulit berbenjol-benjol kasar, daging buah bercitarasa manis masam dan dingin. Selain dikonsumsi dalam bentuk segar, buah srikaya juga bisa dibuat olahan seperti selai dan sirup. Buah srikaya juga berkhasiat sebagai obat, antara lain mengatasi demam, diare, dan menurunkan kadar asam urat. Buah srikaya yang masih hijau merupakan obat anti cacing dan sebagai insektisida yang efektif.
Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066
Editor : Ahmad Soim