Tuesday, 11 August 2020


Sulteng Gelar PEDA KTNA IX 2019, 1.451 Orang Petani Hadir

12 Sep 2019, 06:02 WIBEditor : Ahmad Soim

Joko Samiyono dari Pusat Penyuluhan Pertanian hadiri Peda KTNA IX 2019 Sulawesi Tengah | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM - Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) IX 2019 di Morewali.  Sebanyak 1.451 peserta petani, pelaku usaha dan pendamping hadir.

 

Joko Samiyono dari Pusat Penyuluhan Pertanian saat hadir pada PEDA KTNA di Sulteng mengatakan Kementerian Pertanian mendukung kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan SDM Pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing.
 

Pelaksanaan Pekan Daerah (PEDA) Kelompok Tani Nelayan Andalan IX Tahun 2019 KTNA) mulai digelar pada tanggal 11 September 2019 di  Kabupaten Morowali Utara-Sulawesi Tengah. Pesertanya kurang lebih sebanyak 1.451 orang terdiri dari pelaku utama/usaha bidang pertanian sebanyak 711 orang, Pejabat Pemda/Penyuluh Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah sebanyak 483 orang dan penyuluh pertanian pusat BPTP/Daerah dan Pendamping masing-masing kontingen peserta di 16 Kabupaten/kota.

 

PEDA KTNA IX 2019 di Sulteng dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah di Lapangan Wita Mori Desa Beteleme Kecamtan Lembo Kabupaten Morowali Utara. Hadir dalam pembukaan PEDA, Bupati Morowali Utara, Kementerian Pertanian (Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian), Bupati/walikota,  SKPD se Provinsi Sulawesi Tengah, dan SKPD se Kabupaten Morawali Utara. Rangkaian kegiatan dalam pembukaan adalah defile peserta PEDA dari 13 kab/kota se Provinsi Sulawesi Tengah, penyerahan rekomendasi Komisi Penyuluhan Pertanian Provinsi, pemberian penghargaan berprestasi/teladan, launching produk olahan peternakan dan temu wicara.



PEDA jelas Joko Samiyono sebagai wahana/tempat bertemunya para pelaku utama/usahatani untuk saling memberikan informasi dari hulu hingga hilir dalam berusahatani. Selain itu PEDA bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku utama dan pelaku usaha dalam rangka mewujudkan kesejahteraannya dan Penyuluh Pertanian terus bekerja keras mendampingi petani agar Handal, Mandiri dan Berdaya Saing.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian-Kementerian Pertanian lanjutnya mendukung kegiatan PEDA melalui upaya membangun SDM pertanian dengan tiga program utama yaitu pertama pendidikan, dengan membangun 6 (Enam) politeknik pembangunan pertanian (Polbangtan) dan Politeknik Engeniring untuk menghasilkan wirausahawan muda dan tenaga yang siap bekerja di dunia pertanian/industri pertanian serta para lulusannya dan menjadi job creator dan job seeker; Kedua pelatihan, untuk meningkatkan kemampuan kerja SDM Pertanian, agar standarisasi terpenuhi serta kapasitasnya semakin baik; dan ketiga penyuluhan pertanian sebagai lokomotif dalam pengembangan SDM pertanian dalam mendampingi dan mengawal penumbuhan dan pengembangan korporasi petani agar mampu bersaing dalam berusaha bidang pertanian.



Tahun 2019 merupakan tahun pembangunan SDM Pertanian, Badan PPSDMP akan terus mengembangkan dan meningkatkan ke tiga pilar program tersebut di atas. Pemerintah pusat dapat mendukung penuh dengan memberikan pelatihan bagi sumber daya manusia (SDM). Gotong royong, kerja keras membangun negeri.

Reporter : Kontributor
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018