Thursday, 22 October 2026


Tips Mudah Gait Pasar Sayuran Hotel dan Restoran dengan Harga Maksimal

26 Feb 2020, 16:28 WIBEditor : Ahmad Soim

Sandi Octa Susila di Kantor Tabloid Sinar Tani

Untuk permodalan, Sandi Octa mengaku selain dari modal pribadi, juga dari perbankan dan investor.

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM – Pasar sayur sayuran in sya Allah sangat mudah. Ada beberapa tips yang dibagi Sandi Octa Susila (28) pemilik Perusahaan Mitra Tani Parahyangan dan Direktur Utama Sub Terminal Agribisnis Cigombong, Cianjur Jawa Barat yang bisa meraup keuntungan mencapai Rp 500 juta per bulan.

 

Pertama, penawaran sayuran harus sampai kepada yang memang menentukan dalam pembelian. Pemilik hotel atau restoran ternama seringkali bukan penentu pembelian sayuran sebuah hotel atau restoran. “Saya pernah nitip 20 proposal penjualan sayuran ke hotel dan restoran, tapi tidak satupun tembus, karena memang tidak ketemu orang yang menentukan,” tuturnya kepada tabloidsinartani.com dalam acara Diskusi Rabuan Para Senior Pertanian yang dihadiri Prof. Sjarifudin Baharsjah di Kantor Redaksi Tabloid Sinar Tani Jakarta (26/2).

 

Untuk Hotel yang perlu ditemui adalah Eksekutif Chef. Kalau sudah ketemu, buatlah komitmen atau kesepakatan tentang jenis sayuran, mutu, dan jumlah pengirimannya. “Ikuti saran mutu dari Eksekutif Chef Hotel tersebut,” tutur Sandi Octa yang sudah berbisnis sayuran sejak kuliah di Institut Pertanian Bogor semester 5.

 Sandi Octa Susila dan Prof Sjarifudin Baharsjah

Sedangkan untuk bisa masuk ke manajemen restoran, penjual sayuran harus bisa masuk ke buyer. “Ini yang harus kita dekati,” tuturnya.

 

Diakuinya, tentang pembayaran sayuran yang dijualnya dari hotel dan restoran perlu waktu yang lama dan modal yang lebih besar. “Barang masuk 3 kali, yang pertama masuk baru dibayar, dengan waktu pembayaran antara 30-60 hari. Modal kita memang harus kuat,” tambahnya.

 

Untuk permodalan, Sandi Octa mengaku selain dari modal pribadi, juga dari perbankan dan investor.

 

Dalam bisnis sayuran ini meskipun tingkat keuntungannya bisa sampai 120 persen bila dikerjakan sendiri, namun tenaga dan waktu untuk mengelola akan sangat menghabiskan waktu dan tenaga. Oleh karena itu, Sandi Octa membagi keuntungan dengan para petani. “Saya berikan harga yang lebih tinggi buat petani dengan syarat mau memberikan nilai tambah atas produk yang dihasilkannya.”

 

Agar petani bisa memnghasilkan produk sayuran bernilai tambah atau mendapatkan harga maksimal menurut Sandi Octa ada 4 hal yang perlu diedukasi kepada para petani. Pertama, mau melakukan sortasi dan grading yang benar dan sesuai permintaan. Kedua, mau melakukan pembersihan. Ketiga, mau melakukan penyimpanan. Keempat, memanajemen distribusinya

Reporter : Som
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018