Minggu, 20 Oktober 2019


BPTP Banten Ajak Petani Praktek Budidaya Lewat Sekolah Lapang Cabai

07 Okt 2019, 12:15 WIBEditor : Gesha

Poktan Setia Kawan yang menjadi sasaran sekolah lapang budidaya cabai di Kecamatan Baros, Kab. Serang | Sumber Foto:HUMAS BALITBANGTAN

TABLOIDSINARTANI.COM, Serang --- Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Banten memiliki tugas untuk mampu mengajak petani berubah dalam membudidayakan komoditas pertanian. Salah satunya dalam budidaya cabai melalui sekolah lapang (SL).

Kegiatan demplot Budidaya Cabai akan dilaksanakan pada lahan seluas 1 ha di Kec. Baros sebagai salah satu wilayah produsen cabai di Provinsi Banten. Tim BPTP Banten telah menyusun rangkaian pertemuan SL dalam rangka memberikan pendampingan kegiatan di lapangan. Di samping itu, direncanakan pula aktivitas monitoring secara berkala selama pelaksanaan demplot.

Dalam pertemuan pertama SL di Kelompok Tani (Poktan) Setia Kawan dan pertemuan dihadiri oleh anggota kelompok Poktan Setia Kawan, Penyuluh Kec. Baros, Tim Bank Indonesia dan Tim BPTP Banten.

"Kami menyampaikan materi Perencanaan Budidaya Tanaman (termasuk pemilihan lokasi, waktu penanaman yang tepat, analisis contoh tanah, pengetahuan tentang syarat tumbuh tanaman), Pengolahan Lahan termasuk pemberian kapur bagi lahan, Persemaian, dan hal-hal yang harus dilakukan dalam penyesuaian/penguatan lahan sebelum lahan digunakan," ungkapĀ  Kasie KSPP BPTP Banten, ST. Rukmini kepada tabloidsinartani.com.

Rukmini juga berpesan agar petani peserta SL agar mematuhi jadwal pertemuan dan jadwal pelaksanaan budidaya sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan tepat waktu. Rukmini juga menekankan tentang perlunya kerjasama yang baik dalam kegiatan ini "Kami berharap para petani dapat bekerjasama dengan baik dengan para petugas di lapangan," ucap Rukmini.

Sementara itu, Penyuluh setempat, Elah Suhaelah sangat menyambut baik kegiatan ini. "Kami sangat mengapresiasi dan sangat senang dengan kegiatan ini karena peserta akan mendapatkan teknologi budidaya terkini dari kegiatan penelitian BPTP Banten," terang Elah.

Ketua Poktan Setia Kawan, Kotim menyatakan kesiapannya untuk mengkoordinir anggotanya untuk pelaksanaan kegiatan. "Kami siap untuk melaksanakan kegiatan ini, jadwal pertemuan akan segera kami bagikan ke semua anggota," pungkas Kotim.

Kerjasama dengan BI

Rukmini menuturkan Sekolah Lapang Budidaya Cabai ini merupakan salah satu dari program kerjasama dengan Bank Indonesia. "Mulai dari kerjasama Demfarm Padi 10 ha di Kec. Cibadak Kab. Lebak dalam rangka Program Pengendalian Inflasi Komoditas Padi, Pelatihan Budidaya Sapi yang berlokasi di Pesantren Manahijussadat Kab. Lebak untuk Program Kemandirian Pesantren, dan Demplot dan Sekolah Lapang Budidaya Cabai dalam rangka Program Pengendalian Inflasi Komoditas Cabai," bebernya.

Dalam kerjasama ini, disepakati Pihak Bank Indonesia memfasilitasi sarana dan prasarana kegiatan di lapangan serta fasilitasi pelaksanaan pertemuan, dan Pihak BPTP Banten memberikan pendampingan teknologi mulai dari penyiapan benih unggul dan bahan lainnya, kegiatan budidaya, hingga panen dan pascapanen kegiatan.

Tim Bank Indonesia Kantor Perwakilan Banten, Yusi Gusman mengharapkan agar para petani cabai klaster binaan BI dapat mengikuti seluruh rangkaian pertemuan dengan sebaik-baiknya.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018