Wednesday, 22 January 2020


Pastikan Operasional Kostra Wilayah, Mentan Syahrul Ujicoba AWR Balitbangtan

05 Dec 2019, 19:53 WIBEditor : Gesha

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, melakukan ujicoba AWR Balitbangtan | Sumber Foto:NATTASYA

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Dalam Pelaksanaan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani), Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) ikut serta dalam operasionalnya di tingkat daerah (Provinsi) dan dikontrol dalam Agriculture War Room (AWR) Balitbangtan. Menuju kesana, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan ujicobanya di Intellegence Room Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP), Balitbangtan, Bogor, Kamis (5/12).

"AWR Kementan, mencoba mendekatkan pertanian dengan digital. Dengan digitalisasi, frekuensi, IT yang dicoba, diharapkan akselerasi pertanian bisa ditingkatkan dari yang ada sekarang ini," tuturnya setelah mencoba AWR Balitbangtan.

Mentan Syahrul mengakui bentuk akselerasi tersebut tentunya harus terjadi di lapangan. Bentuknya sendiri terwadahi dan terformulasi di Kecamatan . "Rumusnya melakukan downsizing dan flat organizing pertanian. (Misalnya) masalah (alokasi) Pupuk butuh berapa, sudah berapa yang sampai di tempat?Dan dengan teknologi (IT), kita bisa deteksi apa yang sudah ada," tuturnya.

Lebih lanjut Mentan Syahrul menuturkan permasalahan yang muncul hari ini (real time), maka harus saat itu juga diperbaiki. "(Dicari) dimana turunannya yang harus diperbaiki," tuturnya.

Sekali lagi Mentan Syahrul menegaskan bahwa membangun pertanian tidak hanya selesai dengan program pemerintah, tetapi dengan gerakan bersama dan digerakkan dengan kebersamaan yang utuh yaitu Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) di tingkat Kecamatan.

Kostratani inilah yang kemudian diasistensi langsung oleh Kostratani di tingkat Daerah (Kabupaten) dan Kostratani di tingkat Wilayah (Provinsi). Di tingkat daerah inilah, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balitbangtan yaitu Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) berada dan menjadi operasional Kostratani.

Dalam ujicoba AWR Balitbangtan, Mentan Syahrul berkesempatan untuk teleconference bersama UPT Balitbangtan seluruh Indonesia. "Pertanian Indonesia bersama saya dan kita semua, harus banyak dengan digital, dengan online sistem. Dunia kini semakin kecil, dengan IT, artificial Intellegence, hingga robot conctruction. Mulai besok, kita mencoba mengakselerasi pertanian kita dengan upaya yang lebih tepat," pesannya.

Kepala Balitbangtan, Fadjry Djufry menambahkan bahwa AWR Balitbangtan ini adalah Inteligence room yang berfungsi sebagai ruang operasional dan komando lingkup Badan Litbang Pertanian sekaligus untuk penguatan monitoring, pelaporan dan verifikasi kegiatan strategis Kementerian Pertanian terkait penelitian dan pengembangan.

"Intelligence room mempunyai fasilitas untuk monitoring pertumbuhan tanaman melalui CCTV, fasilitas teleconference yang terhubung dengan 12 pusat penelitian dan 34 BPTP di 34 Provinsi," bebernya.

Selama ini, Intelligence Room digunakan oleh BBSDLP sebagai bentuk layanan data dan informasi sumberdaya lahan pertanian, termasuk sarana display data dan informasi yang lengkap yang dapat diakses setiap saat baik untuk kebutuhan pengambilan kebijakan maupun layanan informasi khususnya bagi para pengambil kebijakan.

Dan kini dalam kerangka Kostratani, Intelligence Room akan menjadi AWR Balitbangtan yang mendukung akses data dan informasi tingkat provinsi sekaligus menjadi operasional room Kostra Daerah.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018