Sunday, 05 July 2020


Komisi IV DPR-RI Apresiasi Pengembangan Jagung dan Sorgum Nasional

19 Dec 2019, 14:54 WIBEditor : Gesha

Kegiatan reses dari Komisi IV DPR RI diisi dengan kunjungan ke UPT Balitbangtan | Sumber Foto:HUMAS BALITBANGTAN

TABLOIDSINARTANI.COM, Maros ---- Memasuki masa reses, anggota Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan ke beberapa sentra pertanian. Termasuk ke Balai Penelitian Tanaman Serealia yang berlokasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry. 

Dalam kunjungan kerja kali ini, anggota komisi IV DPR RI melakukan peninjauan fasilitas riset jagung nasional serta tatap muka langsung dengan peneliti, pelisensi jagung hibrida, dinas pertanian, serta penyuluh yang terkait dengan pengembangan jagung dan sorgum nasional. 

Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry menyampaikan kegiatan riset Balitbangtan untuk percepatan pelepasan varietas unggul baru serta capaian yang diperoleh dari pemanfaatan hasil riset di masyarakat. 

Pemaparan teknis kegiatan riset jagung dan sorgum disampaikan oleh Kepala Balitsereal Muhammad Azrai yang meliputi kegiatan pemuliaan dan perbenihan, kerja sama dengan Lembaga Litbang Internasional Cimmyt (International Maize and Wheat Improvement Center) untuk percepatan pelepasan varietas unggul baru serta hilirisasi hasil litbang jagung yang berbasis double track. 

Ketua Komisi IV DPR-RI, Sudin dalam sesi dialog menyampaikan apresiasi atas capaian Balitbangtan dan UPT nya dalam mendukung program pemenuhan pangan nasional. “Komisi IV akan senantiasa memberikan dukungan dalam kegiatan hilirisasi hasil litbang jagung serta menyiapkan dukungan dana dalam mendukung kegiatan yang bersentuhan langsung dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Secara prinsip DPR dari lintas fraksi mendukung dalam hal konteks pembangunan negara kita tidak bisa berbeda, selama itu kepentingan merah putih kita harus dorong”, kata Sudin.

Sudin menambahkan bahwa untuk menunjang hasil penelitian pertanian, tahun 2021 mendatang, anggaran untuk Kementerian Pertanian akan ditambah seiring dengan permintaan Presiden Joko Widodo yang menginginkan SDM dan budidaya pertanian yang harus ditingkatkan. 

Anggota Komisi IV, Endang Setyowati dalam sesi diskusi menyampaikan harapan agar Balitbangtan menyiapkan database dan system informasi kesesuaian jenis varietas dengan agroekosistem sehingga potensi hasil dari jagung yang ditanam dapat dicapai. Selain jagung, pengembangan sorgum juga menjadi sorotan Komisi IV.

Edward Tanur dari wilayah Dapil NTT menyampaikan harapannya agar sorgum dapat dioptimalkan pengembangannya khususnya pada wilayah beriklim kering seperti NTT. “Selain aspek teknis, dukungan marketing sangat diperlukan untuk memotivasi petani untuk membudidayakan sorgum khususnya pada musim kemarau”, ujar Edward Tanur. Dialog diakhiri dengan kesepakatan rencana kunjungan bersama Komisi IV DPR dan Balitbangtan untuk berinteraksi dengan masyarakat terkait aksi membumikan sorgum di provinsi NTT.

Kegiatan reses Komisi IV di Balitsereal diakhiri dengan peninjauan fasilitas prosesing jagung hibrida modern berbasis otomatis dan ramah lingkungan (solar panel), laboratorium pengujian benih serta gudang benih sumber yang menjadi tempat penyimpanan benih sebelum didistribusikan kepada mitra/stakeholder di seluruh Indonesia. Komisi IV memuji keberadaan infrastruktur riset tanaman serealia milik Balitbangtan yang terkesan mewah dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang lengkap.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018