Friday, 05 June 2020


Mudahnya Menanam Jahe di Polybag

20 May 2020, 23:37 WIBEditor : Clara

Mari mulai bertamam jahe di polybag | Sumber Foto:Balittro

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Di saat pandemi Covid-19, empon-emponan semakin banyak dicari karena disinyalir mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Jenis empon-emponan yang sering dikonsumsi karena menimbulkan rasa hangat adalah jahe. Untuk yang sering mengkonsumsi jahe, lebih baik menanamnya sendiri di polybag karena hanya perlu modal sedikit tetapi bisa menghasilkan hingga 5 kg per polybag dalam sekali panen

Untuk menanam jahe di polybag, pertama kali yang harus disiapkan adalah benihnya. Benih jahe yang sehat adalah bernas, tidak empos, tidak ada luka fisik, umurnya 9-12 bulan, dan berasal dari tanaman yang sehat.

Sebelum masuk ke dalam persemaian, sebaiknya benih direndam selama 1 jam di larutan pestisida. Dengan takarannya 10 mililiter per 1 liter air. Setelah direndam selama 1 jam, pindahkan ke baskom yang berisi arang sekam. Sebar dan ditutup dengan arang sekam dan siram sampai basah. Jangan lupa di bagian bawah baskom, dilubangi.  Simpan di tempat yang teduh selama kurang lebih 2 minggu atau tumbuh tunas 1-3 cm.

Ketika akan memindahkannya ke polybag, sebaiknya siapkan dahulu media tanamnya. Menurut Widyaiswara dari Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan, Ali Sutopo, media tanam yang digunakan adalah campuran dari pupuk organik, arang sekam, pasir dan tanah. “Ini perbandingannya adalah 1:1:1:1 dengan diameter polybag minimal 30 cm. Kalau tidak ada polybag, dapat menggunakan karung bekas,” jelasnya.

Kita lihat bagaimana cara pemeliharaannya di halaman selanjutnya

Reporter : Agustin
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018