Sunday, 09 August 2020


Tenaga Surya, Tekan Ongkos Produksi Hidroponik 20%

13 Jul 2020, 17:09 WIBEditor : Gesha

Petani Hidroponik kini mulai menggunakan panel surya | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Yogyakarta --- Manfaat hidroponik tenaga surya sudah dirasakan betul oleh penggerak hidroponik asal Sleman Yogyakarta, Muhammad Iqbal.

Sudah tiga tahun terakhir Muhammad Iqbal menggunakan tenaga surya sebagai sumber listrik dikombinasikan dengan listrik dari PLN. “Saya setel otomatis memang, kita pakai pompa dari jam 06.00 sampai 18.00 WIB, sisanya saat malam kita gunakan listrik sepenuhnya. Tapi kalau mati lampu, masih ada cadangan baterai dari panel surya siangnya,” tuturnya.

Diakui Iqbal, penggunaan panel surya mengurangi ketergantungan petani terhadap pasokan listrik negara. “Perangkat tenaga surya menghemat 20% ongkos produksi karena mengurangi penggunaan listrik,” katanya.

Iqbal masih ingat betul ketika menjadi manajer kebun hidroponik di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, perusahaan harus merogoh kocek mencapai Rp 5 juta setiap bulan untuk tagihan listrik. Sekarang saat dirinya berwirausaha, hanya perlu mengeluarkan Rp 70 ribu untuk biaya sebulan untuk biaya listrik di kebun dan penerangan di rumah.

Setiap hari, Iqbal bisa memanen 10 kg selada dengan ongkos produksi Rp6.000—Rp6.500 per kg. “Tanpa panel surya ongkos produksi mencapai Rp7.200—Rp7.800 per kg,” katanya. Sehingga bisa dikatakan dirinya sudah bisa menekan ongkos produksi mencapai 20 persen.

Biasanya Iqbal menjual hidroponiknya dengan kisaran harga Rp 15 ribu-Rp 20 ribu untuk konsumen rumah makan hingga konsumen rumah tangga. Dalam sebulan dirinya bisa mendapatkan omzet Rp 5- 6 juta atau memiliki pendapatan bersih sekitar Rp 3 juta per bulan.

Dalam memilih panel surya, Iqbal mengingatkan agar penghobi tahu kapasitas pompa yang akan digunakan. Misalnya, Untuk menggerakkan pompa 4.8 Watt, disarankan menggukan panel surya 10 watt, atau bahkan 20 watt. Mengapa? Karena daya yang tertulis di panel surya adalah daya maksimum, dengan matahari terik dan tanpa awan. Apabila dalam kondisi mendung, maka daya dari panel surya akan berkurang

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018