Thursday, 06 August 2020


Inilah Aneka Varietas yang Cocok untuk Industri Olahan Kentang

15 Jul 2020, 19:23 WIBEditor : Gesha

Aneka kentang | Sumber Foto:Balitsa

TABLOIDSINARTANI.COM, Lembang --- Balai Penelitian dan Pengembangan Tanaman Sayuran (Balitsa) sendiri sebenarnya telah merilis beberapa varietas yang cocok untuk industri olahan. Apa saja?

Peneliti dan Pemulia Tanaman Kentang dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kusmana menuturkan ada perbedaan yang jelas antara kentang sayur dengan kentang non sayur yang biasa digunakan untuk industri olahan. Mulai dari warna daging umbi putih untuk kentang keripik dan warna daging umbi yang putih dan kuning untuk kebutuhan French fries.

“Kriteria kentang untuk olahan adalah spesific gravity (SG) harus tinggi, Pati juga harus tinggi namun kadar gula harus rendah. Kenapa?karena terkait dengan performance ketika digoreng. Kalau kadar gula tinggi , ketika digoreng akan kecokelatan dan berkaitan dengan citarasa kentang itu sendiri,” tuturnya.

Balitsa Balitbangtan sendiri telah mengeluarkan beragam varietas kentang non sayur yang berpotensi untuk  industri olahan seperti varietas Medians dan Maglia untuk keripik kentang. Selain itu ada Spudy Agrihorti, Papita Agrihorti, Medians, AR 08 dan Sangkuriang yang tengah mengalami uji preferensi konsumen untuk industri keripik kentang.

Selain industri keripik, Papita Agrihorti yang baru dirilis tahun 2019 silam juga berpotensi untuk dijadikan sebagai kentang goreng juga diolah jadi produk antara berupa tepung untuk bahan pembuatan mashed potato dan aneka makanan dari kentang.

Adapun karakteristik dari Papita Agrihorti ialah produktivitas di atas 20 ton/ha, kandungan karbohidrat 9,14 persen, kandungan gula reduksi 0,10 persen dan spesifik gravity 1,073 sehingga varietas tersebut memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai kentang goreng.

Sedangkan calon varietas unggulan lainnya adalah Golden Agrihorti. Calon varietas kentang tersebut menampilkan pertumbuhan dan hasil yang baik di sentra kentang Garut, Pangalengan dan Dieng. Di skala lapang, produktivitas Golden Agrihorti mencapai 25,0 ton/ha pada musim kemarau dan produktivitas pada musim penghujan dapat mencapai 30 ton/ha.

Karakter lainnya dari varietas ini ialah kandungan karbohidrat 9,80, kandungan gula reduksi 0,04 dan Spesifik gravity 1,070 juga memenuhi syarat sebagai kentang goreng. Keunggulan lain dari varietas ini ialah tahan terhadap penyakit hawar daun sehingga dapat menghemat penggunaan fungisida. 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018