Monday, 21 September 2020


Resmi Legalkan Ganja, Lebanon Kaya Potensi Pertanian di Jazirah Arab

05 Aug 2020, 15:07 WIBEditor : Gesha

Pertanian di Lebanon | Sumber Foto:UNDP

TABLOIDSINARTANI.COM, Beirut -- Meskipun berada di Jazirah Arab, Negara Lebanon ternyata memiliki potensi pertanian yang beragam. Satu yang menarik adalah dengan dilegalkannya pertanian ganja untuk obat-obatan sejak April 2020 silam.

"Dilegalkannya ganja di Lebanon ini sebagai bentuk membantu perekonomian negara yang sedang membutuhkan mata uang asing karena bergulat dengan krisis keuangan," ungkap Anggota parlemen senior dalam Free Patriotic Movement yang didirikan oleh Presiden Michel Aoun, seperti yang dilansir dari AFP, April 2020 silam.

Untuk diketahui, kejatuhan mata uang Lebanon telah menyebabkan hampir setengah dari populasi negara tersebut berada dalam jurang kemiskinan. Mayoritas perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan memotong gaji karyawan.

Guncangan ekonomi terjadi sejak akhir 2019 dan masyarakat melakukan aksi demonstrasi karena tak terima dengan sistem politik yang dianggap korup dan tidak kompeten. 

Langkah pelegalan ganja dan pertanamannya dinilai akan membawa pendapatan bagi pemerintah dan mengembangkan sektor pertanian. Pengesahan penanaman ganja secara legal, menurut Aoum, patut dicoba untuk memperbaiki pendapatan negara. Sebelumnya, menanam ganja praktiknya banyak dilakukan secara terbuka di Lembah Bekaa, Lebanon.

Selain ganja, pertanian di Lebanon sebenarnya tergolong melimpah daripada keseluruhan negara di Jazirah Arab. Negara Lebanon terbagi atas 6 provinsi ; Beirut, Mount Lebanon, North Lebanon, South Lebanon, Nabatieh, dan Bekaa. 

Data dari Food Agriculture Organization (FAO), menyebutkan hasil panen dari Lebanon adalah jenis serealia seperti gandum dan jelai. Kemudian ada buah-buahan dan sayuran, zaitun, anggur, dan tembakau. Di subsektor peternakan ada domba dan kambing.

Lebanon memiliki berbagai lahan pertanian, dari dataran bagian dalam Lembah Bekaa hingga lembah sempit yang mengarah ke laut, Disana memungkinkan petani untuk menanam tanaman Eropa dan tanaman tropis. Tembakau dan buah ara banyak ditanam di selatan, buah jeruk dan pisang di sepanjang pantai, zaitun di utara dan di sekitar Pegunungan Shouf dan buah-buahan dan sayuran di Lembah Bekaa. Tanaman yang lebih eksotis termasuk alpukat, ditanam di dekat Babilos.

Pertanian Lebanon sebenarnya menawarkan lahan subur, teras lanskap, dan hasil bumi segar dan sehat, menghadapi beberapa tantangan dalam beberapa tahun terakhir. Praktik-praktik pertanian yang tidak tepat yang mengarah pada erosi dan pemiskinan tanah,  menipisnya sumber daya air bawah tanah, polusi air dan dampak kesehatan dari penggunaan pestisida dan pupuk yang tidak tepat hingga polusi lingkungan dari pembuangan sembarangan limbah pembantaian dan peternakan hewan adalah dari masalah utama sektor ini. 

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018