Sunday, 26 June 2022


IPB Dorong Riset Pakan Ternak dari Rumput Laut

04 Mar 2021, 15:12 WIBEditor : Yulianto

Rumput laut potensi besar yang bisa dimanfaatkan sebagai rumput laut | Sumber Foto:Dok. Sinta

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta—Pakan menjadi komponen terbesar dari usaha ternak. Namun pemanfaatan bahan baku lokal masih kurang dioptimalkan. Salah satu potensi yang bisa digunakan adalah rumput laut.

Rektor IPB University, Prof. Arif Satria mengatakan, Indonesia termasuk negara produsen rumput laut terbesar di dunia. Selama ini, produksi rumput laut sebagian besar untuk kepentingan industri kosmetik, padahal bisa untuk kepentingan pakan.

“Selama ini rumput laut belum menjadi salah satu opsi untuk pakan. Ini memang perlu riset mendalam. Untuk itu, peran perguruan tinggi untuk menghasilkan materi baru untuk kedaulatan pangan,” katanya saat Webinar Kebijakan Berbasis Evidence dalam Pakan Berdaya Saing di Jakarta, Kamis (4/3).

Arif mengatakan, dirinya sempat bertemu Menteri Riset dan Teknologi yang meninformasikan di AS rumpur laut sudah dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan sapi. Bahkan Kementerian Ristek sudah ada keinginan untuk mengekplorasi rumput laut menjadi pakan sapi. “Untuk menindaklanjuti infornasi tersebut, kami akan mengagendakan riset dan membuat roadmap pakan,”  ujarnya.

Arid berharap sampai periode terrentu Indonesia bisa mandiri pakan hasil inovasi perguruan tinggi. “Saya yakin kita mampu. Kita akan dorong risetnya. Selama ini IPB sudah menghasilkan banyak penelitian sumber pakan, ada sorgum, indigofera. Nah, alternatif opsi baru adalah rumput laut,” tuturnya.

Data Ditjen Perikanan Budidaya menyebutkan selama ini rumput laut Indonesia justru banyak yang diekspor. Pada tahun 2019 tercatat nilai ekspor rumput laut mencapai 324, 84 juta dollar AS atau tumbuh 11,31 persen dibanding tahun 2018 yang mencapai 291, 83 juta dollar AS. Kurun waktu  2014 - 2019 ekspor rumput laut nasional tumbuh rata-rata  sebesar 6,53 persen per tahun.

Sedangkan produksi rumput laut nasional hasil budidaya tahun 2018 tercatat 10,18 juta ton. Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan tahun 2020 produksi rumput laut mencapai 10,99 juta ton. Bahkan, pada tahun 2024 produksi rumput laut ditargetkan mencapai 12,33 juta ton.

Data Direktorat Jenderal Perikanan Budiaya KKP, untuk mendorong peningkatan produksi rumput laut hingga  Oktober 2020 telah menyalurkan bantuan bibit rumput laut sebanyak 135 ton kepada 103 kelompok pembudidaya di 9 provinsi. Total nilai bantuan mencapai Rp 2,15 miliar.

===

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

 

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018