Friday, 07 May 2021


Cara Mudah Buat MOL Bonggol Pisang, Cocok untuk Lahan Rawa

12 Apr 2021, 14:22 WIBEditor : Gesha

Pembuatan MOL Bonggol Pisang | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Banjarbaru --- Dalam mendukung program pengembangan food estate, Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra) melakukan pendampingan teknologi. Salah satunya dengan pemanfaatan sumberdaya lokal seperti mikroorganisme lokal. 

"Di Desa Belanti Siam Pulang Pisau Kalimantan Tengah cukup banyak tersedia sumberdaya lokal seperti tanaman pisang yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan MOL, dan bermanfaat dalam mendukung upaya peningkatan produksi padi," ungkap Peneliti Muda Balittra, Dr. Ir. Yuli Lestari, M.Si.

Untuk diketahui, MOL sangat banyak manfaatnya untuk pertanian dan memegang peranan penting dalam Pertanian Organik. MOL digunakan sebagai pendekomposer/perombak bahan organik, pupuk hayati dan sebagai pestisida organik terutama fungisida. MOL mengandung bermacam-macam unsur organik dan mikroba yang bermanfaat bagi tanaman.

"Sumberdaya lokal perlu digalikan dan dioptimalkan pemanfaatannya untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian sekaligus sebagai upaya meningkatkan hasil tanaman," tambahnya.

Adapun keunggulan MOL antara lain, mengandung bermacam-macam unsur organik dan mikroba yang bermanfaat bagi tanaman, mudah dibuat, bahan bakunya sumberdaya lokal, mudah didapat dan mudah dalam aplikasinya. Penggunaan MOL terbukti mampu memperbaiki kualitas tanah dan tanaman. "MOL tidak mengandung zat kimia yang berbahaya dan ramah lingkungan, merupakan salah satu upaya mengatasi pencemaran limbah rumah tangga dan pertanian lainnya. MOL dapat memperkaya keanekaragaman biota tanah," tuturnya.

Mikroorganisme lokal sangat banyak macamnya tergantung kepada sumber yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan MOL, salah satunya adalah bonggol pisang. "Penggunaan bonggol pisang sebagai bahan baku MOL didasarkan atas pertimbangan bahwa hormon pertumbuhan yaitu: giberelin dan sitokinin yang terkandung pada bonggol pisang. Selain itu, bonggol pisang juga mengandung mikroorganisme yang berguna bagi tanaman di antaranya adalah pelarut phospat, aspergilus, azospirillium," jelasnya.

Adapun bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat mol yang bahan bakunya dari batang atau bonggol pisang, antara lain, batang pisang bagian bawah atau bonggolnya yang sudah dirajang atau dihakuskan sebanyak 5 kg, Gula merah sebanyak 1 kg dan air cucian beras sebanyak 10 liter.

Cara pembuatannya

  1. Bonggol pisang dirajang kemudian dihaluskan dengan blender atau alat lainnya.
  2. Gula merah dilarutkan dengan air cucian beras.
  3. Semua bahan dimasukkan ke dalam jerigen, ditutup rapat dan diberi lubang udara dengan cara memasukkan selang yang dihubungkan dengan botol yang sudah diisi air, ujung selang plastik harus terendam dalam air.
  4. Kemudian didiamkan selama 2 minggu secara anaerob.
  5. Larutan kemudian disaring dan dimasukkan dalam wadah penyimpanan (jerigen).
  6. MOL siap digunakan/diaplikasikan ke lapang untuk membuat pupuk organik.

Aplikasi : 

  1. MOL untuk proses pengomposan bahan organik dengan mencampurkan larutan MOL dan air dengan perbandingan 1:5, kemudian semprotkan MOL tersebut ke bahan organik yang akan dikomposkan
  2. MOL untuk pemupukan tanaman dengan mencampurkan larutan MOL dan air dengan perbandingan 1:15 kemudian semprotkan /kocorkan pada tanaman

 

Reporter : R. Smith Simatupang dan Yuli Lestari
Sumber : Balittra
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018