Friday, 07 May 2021


Hasilkan Hidroponik Segar, Perhatikan EC Nutrisi

26 Apr 2021, 15:08 WIBEditor : Gesha

Hidroponik pemula wajib punya EC Nutrisi | Sumber Foto:Freelance Creative

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Pernah Anda membeli sayuran hidroponik yang terlihat segar, tapi ketika dikonsumsi justru hambar?Itu salah satu tanda rendahnya EC nutrisi yang diberikan pada sayuran saat pertanamannya.

Pendiri Komunitas Panen Hydro, Herry Lukianto menuturkan untuk mendapatkan rasa sayuran hidroponik yang greget dan segar hingga ke tangan konsumen, Anda harus memperhatikan Electrical Conductivity (EC) atau kepekatan nutrisi yang digunakan untuk masing-masing sayuran.

Rasa sayuran yang kurang menggigit ini disebabkan oleh rendahnya EC nutrisi yang digunakan. Jika berlebihan sayuran juga akan mengalami kerusakan bahkan kematian tanaman.

Berapakah EC yang cocok digunakan untuk sayuran? Biasanya sekitar EC = 1,5 sampai EC = 2,5. Namun semua tergantung pada media yang digunakan dan metode hidroponiknya.

 

Jika Anda menggunakan media tanam arang sekam atau cocopeat untuk menanam sayuran, gunakanlah EC rendah sekitar 1,5 karena nantinya akan terjadi akumulasi akibat diberikan nutrisi setiap hari akhirnya mencapai angka EC yang tinggi yaitu 2,5.

Berbeda halnya jika Anda menggunakan sistem hidroponik dengan air seperti NFT, DFT, DWC, DB, Raft, tidak terjadi akumulasi nutrisi. Kondisi semacam ini anda perlu memberikan nutrisi dengan EC yang tinggi, karena nutrisi akan langsung terserap ke akar melalui larutan untuk memperoleh sayuran yang berasa menggigit.

Karenanya, Anda perlu mengecek setiap pagi menyesuaikan kadar nutrisi yang telah ditentukan untuk mendapatkan sayuran yang merasa enak dan segar. 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018