Friday, 18 June 2021


Warga DKI Jakarta Sambut Antusias Hari Lingkungan Hidup 2021

07 Jun 2021, 20:52 WIBEditor : Gesha

Provinsi DKI Jakarta sambut antusias tanam serentak dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup 2021 | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Masyarakat DKI Jakarta menyambut antusias Hari Lingkungan Hidup 2021 yang diisi dengan gerakan menanam serentak di 184 lokasi meliputi wilayah kota administrasi Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, hingga Kabupaten Kepulauan Seribu dan sebagian luar Jakarta.

“Lingkungan hidup berkaitan erat dengan ketahanan pangan. Global warming menyebabkan bumi semakin panas dengan berbagai aktivitasnya," ungkap Plt. Walikota Jakarta Selatan, Isnawa Adji yang hadir di Walikota Farm (WalkotFarm) Jakarta Selatan. 

Karena itu, Isnawa mengajak warga mengisi lahan kosong dengan tanaman. "Tanam serentak kami laksanakan di 10 Kecamatan, diikuti 600 orang di 30 lokasi. Kami juga menebarkan 11 ribu benih ikan. Hidroponik ini sangat menarik minat warga," tuturnya. 

Dirinya juga berharap agar Urban Farming di Jakarta Selatan ini bisa “naik kelas” dengan komoditasnya masuk ke pasar swalayan. 

Sementara itu, Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto yang berada di lahan milik Dinas KPKP saat tanam serentak berlangsung menuturkan Lokasi penanaman di Jakarta Barat sebagian besar berada di RPTRA, sekolah, musholla, rumah dinas hingga Hotel Ciputra.

"Lahan yang di sini dimanfaatkan untuk tempat edukasi dan penelitian karena terdapat taman kelinci,aneka sayuran dan juga tanaman pohon golden melon. Lingkungan hidup ini tanggung jawab kita bersama untuk dipelihara, sekecil apapun lahan pasti bermanfaat bila dikelola dengan baik,” kata Uus Kuswanto. 

Kondisi berbeda dilakukan Walikota Jakarta Pusat, Dhany Sukma dengan menaiki perahu karet di waduk atau embung jalan Pangeran Jayakarta. 

“Saya berada di RT 09 RW 10 Kelurahan Mangga Dua Selatan, perahu karet ini milik Pemadam Kebakaran (Damkar). Kami melakukan penanaman pohon, serta menebarkan 10 ribu bibit ikan nila. Hal ini berkat kerjasama seluruh unit di Jakarta Pusat, termasuk dari Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres) yang memberikan 2500 bibit pohon,” kata Dhany Sukma. 

Sementara itu tim PKK Jakarta Pusat melakukan penanaman sayuran di lahan seluas 500 meter persegi di Kebon Kosong, Kemayoran, bekerjasama dengan lahan milik Sekretariat Negara (Setneg).  

Sedangkan Tanam Serentak di Jakarta Timur salah satunya di Walkot Farm Jakarta Timur. Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Timur, Diah Anwar mengatakan, total luas lahan sebanyak 3994 hektar dan ada 500 orang yang menanam. Kami yang berada di Walkot Farm Jakarta Timur mempunyai rak hidroponik dengan jumlah lubang tanam 1536, dan berada di dalam green house.

“Sebanyak 53 lokasi tanam serentak di Jakarta Timur. Walikota (Muhammad Anwar) berada di Cipayung, sedangkan  Wakil Walikota (Hendra Hidayat) di Ciracas, " tambahnya. 

Diah menambahkan, pihaknya juga tengah menyiapkan lahan untuk tanaman jamur. "Kegiatan Urban Farming sangat bermanfaat untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” tutur Diah Anwar.

Untuk wilayah Jakarta Utara, kegiatan tanam serentak di Jakarta Utara salah satunya berada di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sukapura.

“BPP Sukapura memiliki luas 2,04 Hektar, tanaman dapat hidup dan berbuah. Kami menanam mangga, bertanam sayuran, menebar bibit ikan lele sebanyak 3000 dan ikan nila 3000," beber Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto, mewakili Walikota Jakarta Utara.

Khusus untuk tanam serentak dipergunakan 1287 hektar yang berada di rooftop masjid At Taqwa Sunter Agung, tanam cabai di Cilincing, RPTRA tanam sayuran, dan hidroponik di berbagai lokasi. "Taman kelinci ada juga, serta akan menanam anggur. Kami juga sekaligus panen mangga dan jambu air,” tambah. 

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi terlihat menghadiri tanam serentak di Kepulauan Seribu tepatnya di Pulau Kelapa.

“Ada 3 kelompok tani (poktan) yang berada di pulau Kelapa, pulau Pramuka, dan pulau Tidung Kecil. Kami menanam bibit pisang sebanyak 50 pohon, juga bibit kangkung , serta cabai sebanyak 500 pohon. Kami juga panen butternut, " jelasnya. 

Diakui Junaedi, lokasi di Pulau Kelapa unik dan berbeda karena memiliki tanah berpasir. "Karena itu perlu teknologi khusus sehingga ketahanan pangan di Kepulauan Seribu bisa terwujud, agar kami tidak lagi mengandalkan pasokan pangan dari luar,” harap Junaedi.

Wilayah Lain

Di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Ragunan Jakarta Selatan juga dilakukan tanam serentak dengan dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Achmad Firdaus.

“PPOP Ragunan menampung 380 pelajar putra-putri calon atlet DKI Jakarta. Luas lahan di sini 17 hektar. Selain fasilitas olahraga dan pendukung lainnya, kami akan menanam pohon produktif di lingkungan PPOP berkolaborasi dengan Dinas KPKP DKI Jakarta. Dispora punya lahan terbuka dan indoor sampai di Kepulauan Seribu,” kata Achmad Firdaus.

Untuk tanam serentak di Balai Kota Farm (Balkot Farm) yang terletak di Kantor Gubernur DKI Jakarta atau terkenal dengan sebutan Balaikota Jakarta. Tanam serentak di Balaikota Farm (Balkot Farm) dilaksanakan oleh para penggiat Urban Farming. Sebanyak 172 bibit sayuran tanaman hidroponik yaitu 140 bibit bayam hijau dan 32 bibit seledri. Kegiatan ini juga disertai panen sebanyak 140 baby selada romaine.

Tidak hanya di kantor pemerintahan, kegiatan tanam serentak juga dilaksanakan di lahan milik swasta, salah satunya Hotel Ciputra, Jakarta Barat.

Manajemen hotel Ciputra menanam Golden Melon dan aneka sayuran. Hal ini ternyata menarik perhatian para tamu hotel khususnya keluarga yang membawa serta anak-anak, sehingga mereka sekaligus bisa berwisata agro.

Reporter : Indri
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018