Thursday, 23 September 2021


Ini Dia Ragam Jagung Unggulan Balitbangtan

09 Sep 2021, 10:11 WIBEditor : Gesha

Jagung Balitbangtan | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Melihat peluang yang besar dari jagung sebagai pangan fungsional, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) memiliki aneka ragam varietas jagung unggulan yang bisa diadopsi Petani.

"Jagung memiliki beragam jenis yang bisa dibedakan bentuk biji, kandungan pati dan warna bijinya," tutur Iceu Agustinisari, peneliti jagung di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian, dalam Webinar Badan Ketahanan Pangan bersama Tabloid Sinar Tani "Jagung Sumber Karbohidrat Kaya Manfaat", Rabu (7/9) di Jakarta.

Berdasarkan bentuk biji, terdiri dari dent, Flint, sweet, flour, pop and pod.  Sedangkan berdasarkan sifat patinya terdiri dari Normal (amilosa 24-26, amilopektin 74-76%), Tinggi amilosa (80%) dan Tinggi amilopektin (bisa mencapai 99%). "Untuk warna biji,ada warna merah, kuning,putih dan ungu," tambahnya.

Sementara itu untuk kebutuhan pangan, kini ada kecendrungan lebih membutuhkan jenis jagung Quality Protein Maize (QPM) dimana jagung yang memiliki  kandungan protein yang tinggi, khususnya lysine dan triptophan. "Balitbangtan sendiri sudah mempunyai varietas unggul bernama Srikandi Kuning dan Srikandi Putih," tambah Iceu.

Untuk diketahui, Jagung Srikandi Kuning mempunyai kandungan protein 10,38?n bahkan kandungan asam aminonya 2 kali lipat dari jagung biasa. Selain kelebihan-kelebihan tersebut, jagung Srikandi Kuning ini mempunyai umur yang relatif pendek yaitu 105-110 hari, juga mempunyai batang yang sangat tegap sehingga sangat kuat untuk menopang tongkol yang mempunyai 12-14 baris. Pernah dilakukan penimbangan dalam setiap 1000 biji jagung ini beratnya mencapai 275 gram.

Sedangkan Srikandi Putih, merupakan jenis jagung pulut atau jagung putih. Bijinya mengandung 10,44% protein dengan persentase lisin dan triptofan dua kali lebih tinggi dari jagung pada umumnya. Umur panen 110 hari dengan potensi hasil 8,09 t/ha pipilan kering.

Varietas Lain

Selain tinggi protein, Balitbangtan juga memiliki jagung yang kaya vitamin A (Provit A1 dan Provit A2). Dibandingkan jagung yang normal, pada jagung orange bisa mencapai 59 mg per kilogram.

Sebenarnya varietas jagung Provit-A sudah dilepas Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian pada tahun 2011. Namun pada tahun 2013-2014, Balitbangtan merakit kembali jagung bersari bebas varietas Provit 1 dan Provit 2, serta jagung hibrida varietas Bima-Provit A1 yang mengandung beta karoten lebih tinggi dibandingkan dengan jagung biasa.

 

Kadar beta karoten varietas unggul ini berkisar antara 8-15 μg/gram, sedangkan jagung biasa hanya 2-5 μg/gram. Jagung khusus ini memiliki peluang untuk dijadikan makanan pokok dalam bentuk nasi (campuran beras dengan jagung atau 100 persen  jagung), marning, dan pakan ternak.

Kemudian, Balitbangtan juga akan meluncurkan  jagung kaya akan pati. "Masih berupa galur dengan tipe dent yang memiliki kandungan pati yang cukup tinggi," sebutnya.

Pulut URI menjadi unggulan Balitbangtan dari jenis jagung pulut/ketan yang tinggi amilopektin. Berdasarkan penelitian, jagung ketan dapat digunakan sebagai campuran bahan baku kertas, tekstil dan industri perekat. Di Indonesia jagung ketan dimanfaatkan dengan cara di rebus atau dibakar, sebagai campuran nasi, juga bisa dibuat emping dan marning.

Daya cerna pati jagung ketan lebih rendah dibanding varietas jagung nonketan. Komposisi tersebut dapat membantu penderita diabetes yang memerlukan pangan karbohidrat tapi tidak tercerna sempurna menjadi glukosa.

Tingginya kandungan amilopektin pada jagung ketan juga dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak seperti domba, sapi dan babi dimana dengan menggunakan jagung ketan dapat meningkatkan bobot binatang ternak hingga mencapai 20 persen.

"Balitbangtan juga mengeluarkan varietas jagung Manis dengan kadar gula yang digunakan untuk tepung industri roti dan pasta," tambahnya.

Kemudian ada jagung ungu dengan nama Srikandi Jagung Ungu dengan kandungan antosianin tinggi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, kandungan amilosanya rendah yaitu 6,66 – 9,37%, sehingga memiliki tekstur pulen. Jagung ungu varietas Srikandi Ungu 1 dengan kelebihannya sebagai pangan fungsional, selain mengeyangkan juga menyehatkan.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018