
Dosen Universitas Cendrawasih yang juga seorang enterpreneur, I Made Budi
TABLOIDSINARTANI.COM, Papua -- Penerapan teknologi untuk pengembangan agroindustri mutlak dilakukan. Terutama penelitian dan teknologi pertanian dari perguruan tinggi yang wajib menyentuh masyarakat.
"Teknologi Harga Mati. Tapi penelitian itu tidak mati, harus terus dikembangkan dan tentunya dengan kerja keras," seru Dosen Universitas Cendrawasih yang juga seorang enterpreneur, I Made Budi yang terus merangkul masyarakat untuk menerapkan teknologi dalam pengolahan bahan pangan.
Made menambahkan, penelitian yang bagus, bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal. Seperti pemanfaatan buah merah. Saat ini masyarakat lokal ikut memasarkan buah merah hasil produksi dari Made. Teknologi yang Made terapkan merupakan hasil dari berbagai penelitiannya.
Mesin penghasil minyak buah merah yang Made ciptakan hanya membutuhkan waktu 15 menit dengan 12 kilogram buah merah dapat menghasilkan 2,5 liter minyak buah merah. Teknologi lain juga muncul disana “shop gel kapsul”. Teknologi sederhana dan mudah menjadikan penjualan minyak buah merah dalam kapsul lebih lancar dipasaran dan meningkatkan penjualan.
Karenanya, Made menghimbau setiap perguruan tinggi harus memiliki teknologi-teknologi yang meningkatkan produksi dari daerah yang ada. Selain minyak buah merah, Made sedang meneliti minyak buaya, minyak kelapa hutan, serta powder buah merah. Permesinan juga menjadi makin efektif efisien ditanggan Made. Mesin Parut Sagu, Mesin Potong Singkong, Mesin Kopi telah dirancangnya.
Kopi dipedalaman Wamena yang hanya berharga sebelas ribu rupiah kini bisa meningkat menjadi seratus sepuluh ribu dengan aroma yang makin khas. Demikian juga dengan mesin potong singkong. “Mesinnya pakai roda yang bisa masuk kampung ke kampung dengan kapasitas potong satu sampai dua ton,” sebut Made. Mesin ini dirancang untuk membuat gaplek dengan menembus pasar ekspor.
Kembali Made menegasakan bahwa akan sangat terlambat masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan tanpa ada sentuhan teknologi. “Cluster atau kebijakan, bisa menciptakan teknologi, Tridarma perguruan tinggi bisa bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.