Monday, 08 August 2022


Begini Cara Durian Montong Berbuah Sepanjang Tahun

25 Jul 2022, 15:24 WIBEditor : Gesha

Koordinator UPTD Balai Benih Hortikultura Tanaman Pangan dan Perkebunan (BBHTPP), Drh. Hendri Sahputra MSc bersama petani durian | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Banda Aceh --- Umumnya, masyarakat Aceh suka sekali mengkonsumsi buah Durian. Namun yang terjadi selama ini masyarakat hanya bisa membeli durian saat musimnya saja. Tapi sekarang sudah ditemukan teknologi buah durian bisa berbuah sepanjang tahun. 

Koordinator UPTD Balai Benih Hortikultura Tanaman Pangan dan Perkebunan (BBHTPP), Drh. Hendri Sahputra MSc  menuturkan, dengan perlakuan teknologi inovasi sederhana, Durian Montong yang ditanam pada kebun BBH-TPP Saree bisa menjadi model sehingga berbuah sepanjang masa. 

Perlakuannya cukup sederhana. Selain dilakukan pemangkasan rutin setiap habis panen yaitu memangkas ranting dan cabang yang terlalu rimbun dan menghambat sinar matahari menembus, juga batang dan pengurangan jumlah bunga yang terlalu banyak dalam setiap tangkainya. 

"Setiap tangkai ditinggal 3 atau 5 sesuai besar cabang atau ranting tempat keluarnya bunga," jelasnya.

Untuk berbuah sepanjang tahun lanjutnya, yang penting harus terpenuhi nutrisi dan air. Biasanya kita menambahkan pupuk kandang pada saat musim kemarau dengan cara menggali tanah sampai menemukan akar terbaru dari pada durian. "Pada akar tersebut kita beri pupuk kandang dengan dosis yang berlebihan sekitar 1 ton per tahun," bebernya.

Menurutnya, tujuannya  menggali untuk memutuskan akar-akar yang sudah menua dan terjadi generasi akar supaya pada saat musim penghujan keluar akar yang baru. 

"Saat kita putuskan itu akan terjadi stres dan penuaan kulit batang serta penuaan batang. Dengan menuanya kulit batang terjadi respon tanaman untuk mengeluarkan bunga saat mendapatkan nutrisi yang cukup," jelasnya.

Selain itu perlu juga dilakukan streshing kebutuhan air, dengan cara tidak memberikan air setelah melakukan pemupukan.  "Hal ini penting dilakukan yang bertujuan pengurangan jumlah daun. Selanjutnya kita memberikan air yang berlebih," imbuhnya.

Tim ahli Distanbun Aceh Ir Teuku Iskandar MSi merasa kagum dengan perlakuan yang dilakukan oleh Drh. Hendri Sahputra. "Pasalnya, dengan perlakuan tersebut bisa menjadi contoh dan inovasi di Aceh untuk dikembangkan pada daerah sentra durian," ujarnya.

Dijelaskan, Aceh memiliki banyak varian durian mulai dari Pantai Barat, Pantai Timur dan Tengah. Sehingga perlu seleksi untuk mendapat durian unggul. Harus melibatkan pemulia (Breeder) Universitas dan Badan Research.

Menurutnya, di BBH-TPP Saree juga perlu ada seleksi Durian Aceh yang unggul sehingga menjadi plasma nutfah Durian unggul Aceh.

"Durian Aceh hasil seleksi yang sudah dilepas oleh Kementerian Pertanian RI perlu juga ada kebun Koleksi di BBH-TH Saree  Salah satu Durian unggul Aceh yang sudah dilepas oleh Kementan RI adalah Durian Pha Gajah," ungkapnya. 

Reporter : AbdA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018