Jumat, 23 Februari 2024


BSIP Kementan Meluncurkan Logo Baru: Membawa Standard Berkualitas ke Era Hilirisasi Pertanian

20 Sep 2023, 14:52 WIBEditor : Gesha

Logo baru BSIP | Sumber Foto:BSIP

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor --- Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian (Kementan) merilis logo baru dan merayakan peluncuran open house serentak di seluruh Indonesia. Ini merupakan bagian dari Gebyar Agrostandar yang menjadi momen bersejarah dalam perjalanan BSIP, menandai satu tahun sejak Peraturan Presiden Nomor 117 Tahun 2021 mengakui keberadaannya.

Kepala BSIP Kementan, Fadjri Djufri menyatakan bahwa kehadiran BSIP selama satu tahun terakhir adalah respons penting terhadap kebutuhan mendesak dalam meningkatkan standar pertanian di Indonesia, terutama untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global.

"BSIP lahir karena ada kebutuhan mendesak dari organisasi dan pertanian Indonesia untuk meningkatkan standar guna memasuki pasar global di masa depan. Standar adalah kunci pertama untuk merajai pasar internasional," ujar Fadjri di Komplek BSIP Cimanggu, Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/09).

Fadjri juga mengungkapkan bahwa selama satu tahun berdiri, BSIP telah berhasil meningkatkan standar beberapa komoditas pertanian Indonesia untuk memenuhi permintaan pasar ekspor. Selain itu, BSIP telah menerima penghargaan berupa penyerahan 3 SNI dari BSN dan menyelesaikan LSPro yang akan segera diserahkan ke Komite Akreditasi Nasional (KAN).

"Dalam waktu dekat, kami akan menyelesaikan LSPro untuk perkebunan, tanaman pangan, peternakan, hortikultura, dan LSPro utama kami, yaitu LSPro personal sebagai penilaian terhadap kekuatan SDM yang kami miliki," tambahnya.

Fadjri berharap bahwa BSIP akan terus beradaptasi dengan cepat untuk mendukung masyarakat dan pelaku usaha dalam persiapan produk lokal untuk pasar ekspor. Dia juga berharap agar standar yang ada saat ini dapat segera ditingkatkan.

"Kami telah meningkatkan kualitas beberapa produk lokal, termasuk mangga nusantara yang menjadi andalan komoditas Indonesia," ungkapnya dengan semangat.

Sementara itu, Sekretaris BSIP, Haris Syahbuddin, menyebutkan bahwa acara Gebyar Agrostandar dan peluncuran logo BSIP hari ini dihadiri oleh lebih dari 1000 peserta, termasuk pelaku UMKM dan masyarakat sekitar. Dalam kesempatan ini, BSIP juga memberikan santunan kepada 100 anak yatim yang berasal dari Kota Bogor.

"Kami berharap mendapatkan dukungan positif dari masyarakat untuk BSIP dalam upaya menjadikan pertanian maju, mandiri, modern, dan mendorong hilirisasi yang efektif," jelas Haris.

Sebagai informasi tambahan, Kegiatan Gebyar Agrostandar yang juga memperingati satu tahun berdirinya BSIP dimulai pada tanggal 19 September 2023, dan akan mencapai puncaknya pada tanggal 21 September 2023. Acara puncak akan mencakup fun walk bersama Menteri Pertanian dan upaya pemecahan rekor MURI dengan minum minuman herbal serentak di 33 Provinsi dengan partisipasi terbanyak.

Reporter : NATTASYA
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018