Selasa, 23 Juli 2024


Terra Drone Ekspansi ke Sektor Pertanian dengan Mengakuisisi Bisnis Avirtech

21 Sep 2023, 07:22 WIBEditor : Gesha

Terra Drone Corporation asal Jepang membentuk "Terra Agri" sebagai anak usaha baru di sektor pertanian berkelanjutan global, ingin perluas pertanian presisi dari Asia Tenggara ke pasar dunia. | Sumber Foto:Avirtech

TABLOIDSINARTANI.COM, Tokyo -- Terra Drone Corporation asal Jepang membentuk "Terra Agri" sebagai anak usaha baru di sektor pertanian berkelanjutan global, ingin perluas pertanian presisi dari Asia Tenggara ke pasar dunia. Avirtech menyediakan layanan penyemprotan pestisida dan pemetaan menggunakan drone, serta mengembangkan drone penyemprotan pestisida dengan teknologi gimbal yang pertama di dunia.

Terra Drone Corporation, perusahaan terkemuka asal Jepang yang berfokus pada teknologi drone dan Urban Air Mobility (UAM), perluas penetrasi mereka ke dalam sektor pertanian presisi dengan mengakuisisi bisnis Avirtech, sebuah startup ternama yang menawarkan layanan penyemprotan dan pemetaan dengan menggunakan drone untuk keperluan pertanian Asia Tenggara.

Terra Drone juga telah membentuk perusahaan baru bernama Terra Drone Agri di Malaysia, serta mengembangkan bisnisnya di Malaysia dan Indonesia dengan merek "Terra Agri".

Pemerintah dan perusahaan semakin mengakui manfaat teknologi drone karena banyak petani di seluruh dunia mengadopsinya. Hal ini disebabkan drone dapat meningkatkan keberlanjutan dengan penyemprotan pestisida yang efisien dan mengurangi jejak karbon.

Drone Industry Insights, perusahaan riset terkemuka dalam industri drone, mengakui Terra Drone sebagai salah satu penyedia layanan drone terkemuka di dunia, dengan lebih dari 3.000 proyek survei dan inspeksi yang telah berhasil diselesaikan di 10 negara berbeda.

Anak perusahaan Terra Drone, yakni Unifly, telah menciptakan solusi Unmanned Traffic Management (UTM) yang paling banyak digunakan di Amerika Utara, Eropa, dan Timur Tengah.

Avirtech menyediakan layanan penyemprotan pestisida, pemetaan dengan drone, dan kecerdasan buatan (AI). Solusi yang diberikan oleh Avirtech sangat membantu petani kelapa sawit dan perusahaan perkebunan dalam mengurangi kegagalan panen serta menghemat biaya operasional hingga 30 persen.

Drone buatan Avirtech bahkan mampu terbang hingga 4.000 kali dalam satu hari. Selain itu, Avirtech turut berkontribusi dalam pengembangan budidaya tanaman secara ilmiah lebih dari 200.000 hektar lahan yang tersebar di Indonesia dan Malaysia.

Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara terbesar dalam produksi minyak kelapa sawit, dengan menguasai sekitar 80?ri produksi global .

Meski begitu, kedua negara ini juga menghadapi serangkaian masalah serius seperti deforestasi, dampak lingkungan, kesenjangan tenaga kerja, kelangkaan tenaga kerja, dan berbagai tantangan dalam bidang lingkungan. Lonjakan harga minyak kelapa sawit yang disebabkan oleh keterbatasan pasokan juga menjadi salah satu hambatan utama.

Melalui lini bisnis ini, Avirtech berupaya mengatasi masalah keterbatasan tenaga kerja, meningkatkan keselamatan kerja dan produktivitas di industri kelapa sawit.

Avirtech juga berkomitmen untuk mendukung produksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah sebagai investasi dalam Environmental, Social, and Governance (ESG).

Dengan menggabungkan kepakaran Terra Drone sebagai pemimpin global dalam Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dengan teknologi drone Avirtech dalam pertanian presisi, Terra Agri optimis mengalami pertumbuhan pesat di pasar Indonesia dan Malaysia.

 

 

 

 

 

 

Reporter : Nattasya
Sumber : Terra Drone Corporation
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018