Senin, 18 Februari 2019


Agar Tanaman Terong Aman dari Penyakit Busuk Buah dan Batang

11 Peb 2019, 11:24 WIBEditor : Yul

sumber foto: usahabudidaya.com

TABLOIDSINARTANI.COM, JAKARTA - Tanaman terong yang mempunyai nama latin Solanum melongena merupakan jenis tanaman hortikultura yang memilki banyak manfaat. Terong selain untuk sayur juga dapat bermanfaat untuk obat seperti wasir, mencegah kanker, mengendalikan kadar kolesterol dan manfaat kesehatan lainnya.

Namun, sebagai tanaman sayuran, terong juga rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Salah satu penyakit yang dapat ditemui pada tanaman terong adalah busuk buah dan busuk batang.

Serangan penyakit ini tentunya dapat menimbulkan kerugian bagi petani, tidak hanya menghambat produktivitas tanaman terong tetapi juga dapat mengakibatkan petani gagal panen. Karena itu, dalam kegiatan budidaya tanaman terong tidak hanya penanamannya, penting bagi petani mengetahui pencegahan maupun pengendalian serangan hama dan penyakitnya.

Busuk buah pada terong disebabkan jamur Phytophthora sp., Phomopsis vexans dan Phytium sp. Gejala serangannya yaitu adanya bercak-bercak coklat kebasahan pada buah sehingga buah busuk pada buah terong. Ada beberapa cara pengendalian hama dan penyakit.

Pertama, menggunakan pestisida alami. Kedua, menanam varietas yang tahan terhadap penyakit busuk buah. Ketiga, mengambil dan memusnahkan buah yang sudah terinfeksi sehingga tidak menyebar ke tanaman yang sehat. Keempat, kalau serangan berat sebagai alternatif terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan seperti fungisida dithane, antracol, cozeb, atau Bion M.

Pada gejala serangan penyakit busuk batang juga hampir sama, jamur penyebabnya adalah Phytophtora sp. Gejala serangannya yaitu pada pangkal batang tanaman terong terlihat membusuk dan terdapat bercak kecoklatan, sehingga menyebabkan tanaman menjadi layu, rebah kemudian mati.

Pengendaliannya juga sama dengan gejala busuk buah, namun ada beberapa hal yang perlu ditambahkan. Pertama, mengatur jarak tanamnya agar area tanam tidak terlalu lembab. Kedua, mencabut dan memusnahkan tanaman yang terserang agar tidak menyebarkan ke tanaman yang sehat. Ketiga, jika serangan sudah termasuk berat maka alternatif penyemprotan fungisida juga dapat dilakukan seperti penanganan pada serangan busuk buah.

Perlu diwaspadai, jamur sangat mudah berkembang pada kondisi yang lembab, sehingga serangan penyakit busuk buah maupun busuk batang sangat rawan terjadi pada musim penghujan. Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit pada tanaman terong harus secara intensif diperhatikan sekaligus dilakukan petani.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018