Selasa, 26 Maret 2019


Revolusi 4.0, Petani Bisa Buat Lompatan Besar

18 Peb 2019, 00:57 WIBEditor : Gesha

Petani diharapkan bisa melek teknologi sehingga bisa melakukan lompatan produksi | Sumber Foto:JENDELA ILMU

Optimis dengan adanya perkembangan dari pembangunan SDM dan teknologi, di masa depan Indonesia bisa menyongsong Revolusi Industri 4.0.

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Revolusi 4.0 bagi sektor pertanian, perikanan dan peternakan khususnya bagi usaha kecil dan menengah, tidak bisa terelakkan lagi. Namun, Capres Jokowi meyakini adanya revolusi 4.0, petani bisa membuat lompatan besar.

"Dengan persiapan sumberdaya manusia (SDM) kita bisa menyongsongnya (revolusi 4.0)," tutur Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo dalam Debat Pilpres 2019 tahap 2, Minggu (17/2).

Contoh, petani perlu dikenalkan pada marketplace sehingga bisa berjualan online. Hubungan antara petani dan konsumen pun semakin dekat. 

"Siapkan juga usaha mikro, super mikro untuk bisa memanfaatkan online sistem," tuturnya.

Capres Jokowi juga mengakui bahwa embangun sistem offline dan online harus cepat agar Indonesua tidak tertinggal dengan negara lain.

"Kita sudah bangun juga Palapa Ring dan sistem 4G yang hampir di 74 persen di seluruh Kabupaten Kota di Indonesia guna memperkuat akses digitalisasi," bebernya.

Dirinya optimis dengan adanya perkembangan dari pembangunan SDM dan teknologi, di masa depan Indonesia bisa menyongsong Revolusi Industri 4.0. 

"Coba lihat sekarang produk petani sudah masuk ke marketplace, salah satunya Tani Hub. Dari produsen langsung ke konsumen sehingga harganya (dari petani) bisa diangkat," terangnya.

Termasuk kredit yang dilakukan oleh finance technology (fintech) yang sekarang peer to peer atau langsung menyentuh petani.

"Lebih kongkrit karena langsung melompat dalam berproduksi. Diberikan harga yang lebih baik, tidak lewat agen di tengah yang lebih banyak !," tukasnya.

Reporter : Nattasya
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018