Jumat, 06 Desember 2019


RTM Pekalongan Kembali Dapat Bantuan Ayam dari Kementan

22 Nov 2019, 19:15 WIBEditor : Gesha

Penanggung jawab Program Bekerja 4 kabupaten (Sumedang, Kuningan, Majalengka, Pekalongan) dan Kepala Balai Besar Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB Biogen), Mastur PhD (kanan) menyerahkan bantuan ayam untuk program BEKERJA di Pekalongan | Sumber Foto:ANDIKA

TABLOIDSINARTANI.COM, Pekalongan -- Sebanyak 6.580 kepala keluarga yang masuk dalam kategori rumah tangga miskin (RTM) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah mendapat bantuan ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB). Bantuan ini disalurkan Kementerian Pertanian melalui program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA).

Menurut Penanggung jawab Program Bekerja 4 kabupaten (Sumedang, Kuningan, Majalengka, Pekalongan) dan Kepala Balai Besar Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB Biogen), Mastur PhD, program yang dimulai sejak September ini di Jawa Barat telah mencapai 51 persen. Dari target distribusi ayam sebanyak 329 ribu, 166.900 diantaranya telah diterima oleh para RTM.

"Distribusi ayam selanjutnya akan dilaksanakan pada 26 November sebanyak 18 ribu ekor. Dilanjutkan pada 3 Desember hingga 26 Desember dengan total 155.550 ekor DOC (day old chick), " jelas Mastur dalam Rapat Evaluasi Program #BEKERJA di Kantor Bupati Pekalongan, Kamis (21/11).

Adapun paket bantuan yang diterima tiap RTM melalui program ini diantaranya ayam sebanyak 50 ekor, pakan 250 kg, paket vakin, obat dan vitamin, paket sarana prasarana (brooder, tempat pakan dan minum) serta bantuan stimulan kandang sebesar Rp 500 ribu.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pekalongan, Siswanto, Program BEKERJA merupakan stimulan yang harus ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Menurutnya program ini secara bertahap harus disebarluaskan ke kecamatan lain dalam rangka mengentaskan kemiskinan.

"Saya berpesan kepada seluruh RTM, bantuan ini tidak sedikit, jadi tolong dijaga dengan baik karena ini ddapat meningkatkan taraf hidup. Secara teknis nanti bisa ditanyakan langsung kepada para pendamping desa di lapangan," pesan Siswanto saat diwawancara.

Rapat Evaluasi dan Pengayaan Program #BEKERJA di Pekalongan ini diikuti oleh koordinator pendamping desa, pendamping desa, camat, dan kepala desa. Selain melakukan evaluasi, kegiatan juga diisi dengan bimbingan teknis tentang biosecurity, penetasan telur, mandiri pakan dan kelembagaan budi daya ayam KUB.

Pada kesempan ini juga Kementan melalui Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) Balitbangtan juga menyerahkan mesin tetas secara simbolis sebagai komponen sarana produksi yang bisa membuat program BEKERJA di Pekalongan berkembang dan berkelanjutan.

Reporter : Andika Bakti/Balitbangtan
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018