Thursday, 02 April 2020


Apa kabar Sapi Indukan Bantuan Kementan 2.652 Ekor Tahun Lalu ?

11 Dec 2019, 04:46 WIBEditor : Ahmad Soim

Sapi indukan bantuan pemerintah | Sumber Foto:Dok

Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) bekerjasama dengan pihak Australia diterjunkan untuk memastikan kondisi sapi bantuan tetap dalam kondisi baik

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) mengungkapkan sapi indukan Brahman Cross bantuan Pemerintah sebanyak 2.652 ekor yang disebar di 15 provinsi pada tahun 2018  telah berkembangbiak dengan baik. Menurutnya saat ini populasinya mencapai 2.782 ekor.  Atau terjadi penambahan 130 ekor.

 Lebih lanjut Sugiono Direktur Perbitan dan Produksi Ternak Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan,  merinci pertumbuhan terjadi di semua provinsi penerima bantuan kecuali Provinsi Kepulauan Riau. Propinsi Bengkulu mencatat penambahan jumlah hingga 21?ri 95 ekor (115 ekor), Sumatera Barat meningkat 20?ri jumlah awal 110 ekor, dan saat ini di Propinsi Riau sebesar 50 ekor. 

Sementara di Provinsi Kepulauan Riau, Sugiono menyampaikan bahwa memang ada pengurangan jumlah sapi indukan bantuan Pemerintah sebanyak 16 ekor dari jumlah awal 150 ekor. Hal ini terjadi antara bulan Januari-Juni 2019, dan disebabkan oleh kemarau yang panjang. 

"Secara umum di 130 kelompok ternak dan 12 UPTD pada15 provinsi dalam kondisi baik. Memang ada yang body condition score (BCS) rendah, namun itu dibawah 2 persen", tambahnya.  

Pemerintah menjaga dan mengawasi pertumbuhan sapi bibit ini, bahkan tim investigasi diturunkan bila ada kematian. Ditjen PKH bersama dinas memanfaatan limbah pertanian yang ada di wilayah distribusi, penanaman hijauan pakan ternak, dan pemberian pakan yang baik pada sapi indukan ini. 

"Pembinaan dan pendampingan khusus pemerintah pusat, daerah, Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) bekerjasama dengan pihak Australia untuk memastikan kondisi sapi bantuan tetap dalam kondisi baik," pungkas Sugiono.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018