Tuesday, 02 June 2020


Ma’paraka Ma’paraka Manuk, Inovasi Unik Cara Ternak Ayam

09 Jan 2020, 17:06 WIBEditor : Yulianto

Inovasi baru ternak ayam ala Luwu Utara | Sumber Foto:LH

TABLOIDSINARTANI.COM, Luwu Utara---Jika ingin melihat sebuah daerah itu maju, maka lihatlah seberapa banyak inovasi yang dilahirkan yang berujung pada peningkatan pelayanan publik di daerah tersebut. Bolehlah Luwu Utara disebut salah satunya. Pasalnya, komitmen kuat pimpinan di daerah ini tak perlu diragukan lagi dalam mendorong lahirnya inovasi.

Inovasi terbaru sektor peternakan dengan nama yang cukup unik yakni ma’paraka-ma’paraka manuk. Inovasi ini bertujuan mewujudkan sistem pemeliharaan ayam kampung melalui upaya ma’paraka-ma’paraka manuk. “Inovasi ini kami beri nama ma'paraka ma'paraka manuk untuk mengoptimalkan pemeliharaan ayam kampung,” kata Kasi Non Ruminansia, Rusdianto.

Apa yang diharapkan dari inovasi ini? Ia menyebutkan inovasi ini akan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, khususnya peternak. Selain itu,  tersusunnya standar kandang, pakan, DOC, kesehatan, dan kebutuhan rumah makan. “Ayam yang dijual ke rumah makan itu umurnya 3 - 4 bulan dengan berat 0,85 - 1,25 kg/ekor,” sebutnya.

Berapa harga ayam kampung per ekornya? Rusdianto menyebutkan bisa mencapai Rp 35.000-50.000/ekor. “Alhamdulillah, dari inovasi ma’paraka-ma’paraka manuk ini lahir sebuah perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara peternak dan pemilik rumah makan,” terang Rusdianto.

Reporter : Lukman H
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018