Saturday, 04 July 2020


Ingin Jadi Entrepreneur Petenakan, Yuk Ikut Program Magang ISPI  

10 Feb 2020, 15:42 WIBEditor : Yulianto

Pipit Erlita dan Ega Anggraini peserta magang ISPI | Sumber Foto:Ika R

Kegiatan magang berlangsung pada Desember 2019 hingga Februari 2020, magang dilaksanakan di 10 perusahaan termasuk perusahaan perusahaan yang bergerak di usaha penggemukan dan pembibitan sapi potong

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Banyak pengalaman diperoleh dengan menjadi peserta program magang yang dilaksanakan organisasi Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI). Program ini terbukti bisa meningkatkan motivasi lulusan baru perguruan tinggi untuk nantinya menggeluti bisnis terkait bidang peternakan.

“Meski waktunya singkat, tapi  bisa makin  memotivasi diri saya untuk lebih memperdalam bidang media marketing di usaha bisnis peternakan,” kata Aris Nurtumitah, lulusan Politekni Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang di kantor PT Nutricell Pacific Jakarta, lokasi magang kerja.   

Seperti diketahui, pada tahun 2019-2020 ISPI bekerja sama dengan Red Meat and Cattle Partnership (RMCP) melaksanakan kegiatan magang bagi lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi. Berlangsung pada Desember 2019 hingga Februari 2020, magang dilaksanakan di 10 perusahaan termasuk perusahaan perusahaan yang bergerak di usaha penggemukan dan pembibitan sapi potong dengan jumlah peserta total  25 orang alumni beberapa perguruan tinggi di Indonesia.

Secara terus terang Aris, yang berasal dari Kabupaten Nganjuk Jawa Timur mengemukakan dirinya memutuskan ikut seleksi menjadi peserta magang karena berharap sarana magang ini bisa menjadi jembatan dirinya untuk  mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginannya.

Ditempatkan untuk mensupport kegiatan proyek di lingkup perusahaan obat hewan PT Nutricell Pacific, Aris mengakui, cukup banyak ilmu yang didapat dan menjadi modal saat dirinya benar-benar telah terjun di dunia kerja. “Saya bisa belajar bagaimana bekerja dalam tim yang mengutamakan kedisiplinan dan keterampilan bidang IT. Saya juga terbantu untuk bisa membangun jaringan kerja,” jelasnya.

Magang di Supermarket

Senada dengan Aris, peserta magang lainnya Pipit  Erlita Sari dan Ega Anggraini juga menyatakan senang terpilih menjadi peserta magang yang digagas ISPI. Ditempatkan di PT AEON Indonesia, mereka bertugas di bagian pengecer daging merah dengan cakupan tugas menerima barang berupa daging kemudian melakukan pemotongan (parting) hingga melaksanakan penataan (display) supaya  menarik perhatian konsumen.

“Bekerja terkait pemasaran daging di tingkat eceran ternyata banyak tantangannya. Kami jadi mengetahui betapa beragamnya selera pasar. Ada yang menyenangi daging lokal dan ada yang sangat menggemari daging impor.  Pengemasan daging yang menarik juga faktanya bisa membuat orang tertarik membeli daging yang kita jual,” jelas Pipit.

Direktur Teknik PT Nutricell Pacific, Wira Wisnu Wardani, yang turut hadir dalam pertemuan dengan peserta magang menekankan, karena waktunya sangat pendek maka yang terpenting dalam kegiatan magang ini adalah kegiatan pengajaran  kepada peserta harus seefektif mungkin.

“Kegiatan magang ini positif karena bisa untuk sarana menyiapkan pondasi agar nantinya kiprah para sarjana baru ini bisa berkelanjutan untuk ikut mengembangkan bisnis di bidang peternakan karena kita tahu permintaan produk-produk peternakan akan terus meningkat,” tutur Wira.

Ketua PB ISPI, Robi Agustiar, mengatakan dengan melaksanakan Program magang, ISPI ingin  berkontribusi dalam mendorong lahirnya entrepreneur muda yang bergerak di bidang peternakan. “Tentu ini bukan pekerjaan mudah. Tapi sangat penting kita bantu soft skillnya dan kemudian cari jaringannya agar mereka nantinya bisa berwirausahadi bidang  peternakan,” tegas Robi.

Nah, bagi yang berminat mengikuti program magang bisa mendaftarkan ke kantor ISPI yang berlokasi di Ruko Grand Pasar Minggu No. 88L Lt. 2, Jalan Raya Rawa Bambu, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Bisa juga memantau waktu pendaftaran melalui website ISPI: www.pb-ispi.org

 

Reporter : Ika Rahayu
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018