Saturday, 06 June 2020


Ini Dia Trik Penyimpanan Pakan Hasil Pengolahan

12 May 2020, 12:35 WIBEditor : Gesha

Penyimpanan pakan ternak | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Penyimpanan hasil pakan juga menentukan kualitas pakan yang diberikan kepada ternak unggas. Teknik penyimpanannya sendiri ditentukan dari jenis produk pakan yang dihasilkan. 

Hasil pengolahan pakan umumnya terbagi menjadi 3 jenis yaitu meshcrumble dan pellet. Masing-masingnya memiliki jenis dan umur unggas yang bisa mengkonsumsinya.

Misalnya,  mash (tepung) adalah pakan dengan bentuk halus yang mengandung zat-zat makanan seimbang dan dihasilkan dari penggilingan bahan-bahan seimbang dan dihasilkan dari penggilingan bahan-bahan makanan penyusun pakan yang dicampur bersama-sama. Hasil pakan jenis ini pun lebih ekonomis untuk skala kecil dan cocok untuk pakan ayam DOC dan ayam petelur. 

Sedangkan Crumble merupakan bentuk ransum yang umum digunakan sebagai ransum ayam broiler periode starter atau grower. Penggunaan bahan perekat pada saat pengolahan pakan crumble diharapkan dapat memperbaiki sifat fisik ransum ayam broiler sehingga dapat meningkatkan konsumsi ransum dan memperbaiki performa ayam broiler serta tidak memberikan pengaruh yang buruk terhadap organ dalam ayam broiler.

Untuk pakan bentuk pellet, biasanya digunakan untuk ternak yaitu ayam broiler dan petelur fase grower dan finisher.

Dari semua jenis, pakan yang baik harus disimpan dalam jangka waktu kurang dari 13 hari dan metode penyimpanannya harus diperhatikan baik seperti jumlah tumpukan, kelembaban ruangan serta kebersihannya, karena semakin lama pakan disimpan dengan kondisi ditumpuk berlebihan akan membuat pakan semakin mudah hancur yang pada akhirnya akan semakin memperburuk kondisi fisik pakan ketika di distribusikan ke konsumen.

Pada penyimpanan dengan menggunakan karung, metode penumpukan sangat penting untuk diperhatikan. Tumpukan pakan sebaiknya tidak terlalu tinggi, sebaiknya tidak langsung menyentuh lantai atau menggunakan alas berupa pallet terbuat dari kayu. 

Adapun Ukuran bantalan kayu dan posisi penumpukkan bahan/pakan sebagai berikut

• Ketinggian tumpukan berpengaruh terhadap kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan, tingkat kehalusan dan ketahanan benturan pakan yang berbentuk pellet.

• Lama masa simpan berpengaruh terhadap kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan, tingkat kehalusan, dan ketahanan benturan.

• Terdapat interaksi antara ketinggian tumpukan dan lama masa simpan terhadap kerapatan pemadatan tumpukan dan ketahanan benturan pakan pelet.  semakin lebar diameter pakan pellet maka akan menyebabkan pakan tersebut semakin rapuh dan mudah hancur.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018