Friday, 05 June 2020


Beternak Ayam Sensi, Panen Lebih Cepat dari Ayam Kampung Biasa

14 May 2020, 12:09 WIBEditor : Gesha

Beternak ayam kampung SenSi lebih menguntungkan | Sumber Foto:Istimewa

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor -- Anda mulai mencari alternatif usaha peternakan yang lebih cepat?Mungkin Anda bisa mempertimbangkan berternak ayam kampung dengan varietas Ayam SenSi. Lebih cepat panen lho daripada ayam kampung biasanya.

"Ayam ini bisa dipanen di usia 55-60 hari, lebih cepat sebulan dibandingkan ayam kampung biasanya yang bisa mencapai 85-90 hari," ungkap salah satu peternak ayam kampung SenSi dari Ciseeng, Kabupaten Bogor, Naryanto yang juga pendiri PT Sumber Unggas Indonesia.

Di usia tersebut, ayam SenSi sudah montok dengan bobot yang biasa diinginkan pasar yaitu 800-1000 gram per ekornya. "Kalau ayam kampung biasa, bobot segitu perlu sampai 90 hari dibudidayakan," tuturnya.

Meskipun bongsor, Naryanto mengaku ayam kampung unggulan ini lebih irit pakan dibandingkan ayam kampung lainnya. "Kalau ayam kampung lain untuk mencapai 1 kilogram daging, perlu dikasih pakan 3-3,5 kg. Ayam ini cukup 2,7-3 kg pakan saja," jelasnya.



Itulah keunggulan ayam kampung jenis SenSi, hasil pemuliaan peneliti dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak) di Ciawi. "Dari tahun 2017, saya beli bibitnya langsung dari sana," tuturnya.

Naryanto mengaku tidak ada perawatan khusus yang dilakukan dirinya untuk ayam SenSi ini. "Serupa lah dengan ayam kampung lainnya. Tapi ayam kampung jenis ini lebih tahan penyakit daripada yang lain," tambahnya.

Paling penting adalah ketika memilih DOC dari ayam kampung. "Pilih yang tidak cacat, berbadan tegap, mata bersinar dan bulu bersih," tuturnya.

Tips Perawatan

Langkah awal budidaya Ayam SenSi dimulai dengan membersihkan semua peralatan, tempat minum, tempat pakan, tirai pada kandang. Selanjutnya, semprotkan detergen di semua area kandang terutama lantai.

Tujuannya untuk membersikan kotoran baik di lantai postal ataupun panggung. Setelah itu semprot dengan air biasa, lalu semprotkan desinfektan. Lakukan pengapuran dan fumigasi bila perlu.

Setelah kandang bersih dan kering, pasang kembali alas kandang, tirai, dan kunci pintu, agar kandang steril sebelum digunakan.



Persiapan brooding atau pendederan dilakukan 3 hari menjelang kedatangan ayam. Langkah awal dengan membuat dederan berbentuk lingkaran atau kotak berbahan seng. Kepadatan awal rata-rata 70 ekor permeter persegi.

Fungsi dederan untuk memaksimalkan panas ideal oleh alat pemanas gas. Dederan berbentuk lingkaran untuk menghindari penumpukan ayam di pojok kandang akibat suhu dingin atau suhu terlalu panas.

Pada masa pendederan, pemberian pakan sesering mungkin 12-13 kali sehari sebanyak satu genggam tangan. Tujuannya agar ayam selalu makan untuk pertumbuhan.

Sebuah tempat makan (feeder) dan minum pada awalnya untuk 100 ekor dan berkurang seiring bertambahnya umur untuk 50 ekor.

Pemberian vitamin pada tiga hari pertama berturutan dilakukan setelah DOC masuk kandang. Hal itu dilakukan pasca pendederan sesuai dengan situasi dan kondisi sampai kepadatan akhir 1:14 ekor atau populasi 14 ekor per 1 meter kuadrat.

Dirinya memberikan pakan starter ayam pedaging. Pemberian pakan ayam berumur 21 hari 3-4 kali sehari dan menggunakan alat otomatis. Penggantian air 4-5 kali dalam sehari secara manual.

Khusus untuk minum, ayam berumur lebih dari 15 hari melalui tempat minum otomatis. Peternak cukup mengganti air 2 kali sehari.

"Selain pakan, hal penting dalam budidaya ayam ialah pemberian vaksin pada usia tertentu," tambahnya. PT Sumber Unggas biasanya memvaksin NdiB pada umur 1 hari dengan semprot (spray). Vaksin diberikan bertahap sesuai umur ayam.

Pada umur 5 hari, Naryanto menyuntikkan vaksin NDAi Killed pada leher ayam. NDAi berfungsi mencegah penyakit avianvirus. Dengan perawatan intensif, Naryanto memanen ayam pada umur 55-60 hari dengan bobot rata-rata 800 gram.

Perbedaan proses panen ayam kampung SenSi serta KUB dengan ayam broiler ialah dengan penyekatan berupa kotak-kotak pada kandang besar.
"Panen tergantung permintaan pasar. Ada yang meminta 7 ons, 8 ons, hingga 1 Kg. Penyekatan memudahkan klasifikasi dan pemilihan ayam kampung yang akan dijual," ujarnya.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018