Friday, 10 July 2020


Berkat SIKOMANDAN, Kebuntingan Sapi di Sumut Lampaui Target

24 Jun 2020, 09:52 WIBEditor : Gesha

Peternakan di Sumut | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Medan --- Di Sumatera Utara, kebuntingan sapi dengan adanya inseminasi buatan dari program SIKOMANDAN mencapai hasil memuaskan. Tak tanggung-tanggung, kebuntinha  sudah mencapai prosentase diatas 100 persen dari sapi betina.

Program Sapi dan Kerbau Komoditas Andalan Negeri atau yang lebih dikenal dengan SIKOMANDAN merupakan salah satu kegiatan utama Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH). 

"Kegiatan SIKOMANDAN ini merupakan serangkaian aktivitas yang dirangkai secara bersinergi mulai dari upaya peningkatan kelahiran yang diikuti dengan peningakatan produktivitas ternak sapi dan kerbau dalam menghasilkan pangan, khususnya daging yang aman dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia," ungkap Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita. 

Sebagai kegiatan utama, kegiatan ini telah diluncurkan oleh Menteri Pertanian (Mentan) pada 20 Februari 2020 lalu di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Pemilihan Sumatera Utara menjadi lokasi peluncuran ini sekaligus menunjukan bahwa potensi dan antusiasme peternak di Sumatera Utara khususnya Kabupaten Serdang Bedagai cukup besar.

"Populasi sapi potong di Provinsi Sumatera Utara menduduki urutan ke-6 di Indonesia dengan jumlah mencapai 1 juta ekor, dengan struktur populasi ternak betina mencapai 65,13 persen," tambah Ketut 

Dalam perkembangan, pelaksanaan kegiatan SIKOMANDAN di Sumatera Utara sampai dengan akhir Mei 2020 telah mencapai realisasi akseptor dalam inseminasi buatan (IB) sebesar 97,50 persen dari target 58.300 ekor.

Dengan kebuntingan sapi dan kerbau mencapai 102.88 persen dari target 39.240 ekor dan kelahiran yang baru mencapai 24.71 persen dari yang telah ditargetkan pada tahun 2020.

"Kinerja ini sudah baik, bila dibandingkan dengan capaian rata-rata nasional yaitu akseptor yang sudah di IB sebesar 69,24 persen dari target 2.495.000 akseptor, dengan kebuntingan mencapai 56,66 persen dari target 1.757.130 ekor dan kelahiran tercatat mencapai 38,41 persen dari target," papar Ketut.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerangkan, potensi Sikomandan yang besar di Sumatera Utara ini juga membuat pelaksanaan Sikomandan sukses. Menurutnya, kesuksesan pelaksanaan kegiatan Sikomandan di Provinsi Sumatera Utara ini tidak terlepas dari tingginya komitmen pemerintah daerah setempat.

"Selain itu, semangat pelayanan dari para petugas teknis juga luar biasa. Baik inseminator, petugas pemeriksa kebuntingan, dan petugas kesehatan hewan yang berada dilapangan," tambah Menteri Syahrul.

 

 

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018