Saturday, 16 January 2021


Kinerja Ekonomi Subsektor Peternakan dan Kesehatan Hewan Tumbuh Positif

21 Dec 2020, 15:57 WIBEditor : Gesha

Capaian kinerja PKH | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Kinerja sektor pertanian terus bertumbuh di saat pandemi. Termasuk sub sektor dalam pertanian seperti peternakan dan kesehatan hewan yang terus bertumbuh positif.

Kinerja ini diapresiasi oleh Menteri Pertanian RI (Mentan RI) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat memberikan arahan pada Rapat Evaluasi Program/Kegiatan 2020 dan Persiapan Pelaksanaan Kegiatan 2021 lingkup Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Senin (21/12) di Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan catatan dari BPS, Laju pertumbuhan PDB Subsektor PKH sebesar 2,15% pada triwulan III tahun 2020 (q-to-q) banyak dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah pemotongan hewan pada Idul Kurban. NTP dan NTUP Peternakan juga tumbuh positif.

Pada bulan November 2020, NTP Peternakan mencapai 98,32 (tumbuh 0,58?ri NTP Peternakan bulan Oktober 2020 sebesar 97,75). Sedangkan, NTUP Peternakan mencapai 97,94 (tumbuh 0,66?ri NTUP Peternakan bulan Oktober 2020 sebesar 97,30). Demikian juga dengan nilai ekspor Subsektor PKH secara kumulatif dari Januari sampai dengan Oktober 2020 mencapai US$ 737.291.000, tumbuh 25,87% dibandingkan tahun 2019 (US$ 585.758.503).

Pada kesempatan yang sama, Mentan RI SYL juga memberikan arahan kepada jajarannya agar memberikan perhatian khusus ke depannya terhadap peningkatan produksi daging sapi/kerbau, kebijakan perunggasan, dan penurunan impor susu.
 
"Saya kira perlu upaya-upaya perbaikan secara komprehensif, dari aspek hulu sampai hilir, sehingga ketahanan pangan yang bersumber dari protein hewani dapat tercapai, untuk itu  tahun 2021 akan saya jadikan sebagai *Tahun Peternakan dan Kesehatan Hewan*, agar pembangunan PKH lebih progresif lagi," tandasnya. 
 
Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal PKH, Nasrullah menyampaikan, meski capaian kinerja  Subsektor PKH telah menunjukkan hasil yang positif, namun harus terus ditingkatkan ke depannya. “Hal ini tentunya tidak lepas dari peran Kementerian Pertanian bersama dengan Kementerian/Lembaga lainnya, pemerintah daerah serta stakeholder terkait yang harus saling bahu membahu untuk meningkatkan produksi, serta menjaga stabilitas harga untuk kesejahteraan peternak dan masyarakat”, tuturnya.
 
Namun Nasrullah menegaskan target ke depan yang harus diselesaikan adalah masalah perunggasan, peningkatan produksi daging dan susu, sehingga kecukupan protein hewani asal ternak bisa kita penuhi dari dalam negeri dan yang terpenting adalah peningkatan kesejahteraan peternak.
 
Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018