Saturday, 06 March 2021


Inilah Keunggulan Sapi Jabres

23 Feb 2021, 09:39 WIBEditor : Yulianto

Sapi Jabres, SDG ternak dari Brebes | Sumber Foto:Blog Banun Peternakan

Karakteristik sapi Jabres memiliki keseragaman pada bentuk fisik serta ciri khas yang berbeda dengan rumpun sapi asli atau sapi lokal lainnya. Misalnya. warna yang bervariasi dari coklat, coklat keputihan, putih, coklat kehitaman dan hitam. Selain itu sapi Jabres umumnya tidak berpunuk, bentuk tubuh ramping dengan struktur daging yang padat.

Ciri-ciri khusus yang membedakan dengan jenis sapi lain yakni warna putih di pantat dan kaki belakang serta adanya garis hitam mulai dari punggung hingga ekor. Sapi Jabres memiliki beberapa keunggulan. Diantaranya, tahan terhadap keterbatasan lingkungan dan pakan, persentase karkas tanpa kepala, kaki, dan jeroan sekitar 51,29 persen, struktur daging padat, kemampuan beranak 15-20 kali selama hidupnya dengan jarak beranak satu tahun serta bisa difungsikan sebagai ternak kerja untuk membajak sawah.

Keunggulan ini merupakan kelebihan dari sapi Jabres dibandingkan sapi lain seperti Simmental, Limousine dan Angus, terutama terkait dengan persentase karkas yang tinggi. Selain itu, kemampuan beranak dengan jarak beranak yang singkat (satu tahun) dan pemanfaatan sebagai ternak kerja untuk membajak sawah.

Dengan populasi sebanyak lebih dari 23.211 ekor pada tahun 2011 dan keunggulan-keunggulan yang dimiliki sapi Jabres, pengembangannya sangat prospektif sebagai sapi potong. Terutama untuk mundukung pemenuhan kebutuhan daging sapi yang hingga kini masih mendatangkan dari luar negeri.

Kebutuhan daging sapi nasional untuk konsumsi dan keperluan lain setiap tahun adalah 700 ribu ton. Sedangkan produksi dalam negeri hanya 400 ribu ton, sehingga masih ada kekurangan sebanyak 300 ribu ton, atau setara dengan pengusahaan sapi potong 1,3 hingga 1,7 juta ekor.

Impor daging sapi dari luar negeri dilakukan dengan mendatangkan indukan, bakalan dan daging sapi (karkas) itu sendiri. Selama ini sebagai sumber protein hewani selain dari daging sapi adalah juga dari daging kerbau, ayam, telor dan susu, termasuk ikan laut dan ikan dari perairan umum. Pemenuhan protein nabati dan hewani sebagai komponen zat gizi sangat penting untuk mewujudkan SDM yang sehat, aktif dan produktif.

Pengembangan Sapi Jabres

Karena itu pengembangan sapi Jabres di Brebes dapat dengan pendekatan sistem dan usaha agribisnis agar memenuhi skala ekonomi, lebih efisien dan berdaya saing. Dengan demikian, peternak dapat meningkatkan pendapatan yang layak dari menjual sapi dan hasil ikutannya.

Untuk penyediaan pakan dan konsentrat yang memada, pengusahaan sapi Jabres dapat dengan mengintegrasikan penggunaan sistem kandang kelompok dengan penggembalaan dalam suatu kawasan yang telah ditetapkan. Tidak kalah pentingnya adalah upaya meningkatkan kemampuan SDM peternak dan penguatan kelembagaan petenak dalam bentuk kelompok maupun gabungan kelompok peternak.

Selain sapi, hasil ikutan seperti kencing dan kotoran sapi dapat dapat diolah menjadi pupuk organik cair, remah dan padatan yang memiliki nilai jual. Karena itu, tidak tertutup kemungkinan dalam suatu kawasan pengembangan sapi Jabres juga dapat dilengkapi dan  dioperasionalkan sarana/prasarana seperti Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO).

Selain itu, Bioreaktor dan Biokonvektor yang dapat mengolah sampah dan limbah pertanian menjadi sumber energi baru terbarukan. Selain itu, pupuk organik yang sangat penting untuk perbaikan kesuburan lahan yang terdegradasi akibat penggunaan pestisida dan pupuk buatan yang melebihi rekomendasi.

Reporter : Asikin Chalifah
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018