Sunday, 11 April 2021


Inovasi Completed Feed, Peternak Bisa Produksi Pakan Ternak Sendiri

09 Mar 2021, 01:20 WIBEditor : Gesha

Kepala BPPSDMP, Prof Dedi Nursyamsi melihat langsung proses completed feed yang dilakukan BPP Cimaung | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Bandung --- Harga pakan konsentrat maupun pakan pabrikan yang selalu naik turun tentunya membuat peternak pusing. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bandung membuka peluang peternak untuk memproduksi pakan ternak sendiri dengan inovasi Completed Feed yang telah dipelopori BPP Cimaung.

"Kita menilai inovasi Completed Feed ini memang dibutuhkan oleh masyarakat khususnya bagi peternak di Kabupaten Bandung dan bisa diajarkan langsung ke masyarakat," ungkap Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan. Kabupaten Bandung, A. Tisna Umaran ketika menerima Kunjungan Pers BPPSDMP di BPP Cimaung, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (8/3).

Completed Feed ini berdampak bagi ekonomi di Kab Bandung, seiring dengan tingginya pakan bagi ternak. Karena HPP pakannya hanya Rp 1.015 per kilogram. "Inovasi ini bisa dengan mudah diadopsi oleh Kelompok tani sehingga bisa menjadi ladang bisnis yang menguntungkan," tambahnya. 

Artinya, petani atau peternak bisa menanam rumput ternak, rumput odot, dan sebagainya. Kemudian dibuat pakan ternak yang sederhana dengan memanfaatkan molase, sumber energi untuk bioorganik, dan produk lokal (MOL) untuk menghasilkan pakan dengan kualitas yang keren. 

Inovasi ini juga bisa mendatangkan peluang bisnis yang tinggi bahkan bisa menggerek perekonomian masyarakat di Kecamatan Cimaung. Paling terbaru, inovasi ini bisa dikerjasamakan dengan koperasi, Dinas Pertanian dan Penyuluh sehingga pelayanan kepada masyarakat bahkan peternak untuk bisa mengakses pakan ternak yang terjangkau. 

Diungkapkan Tisna, dukungan Pemkab Bandung dilakukan dengan membuat bangunan dan ruang pelatihan serta penyuluhan inovasi Completed Feed ini. 

"Kita sangat terbuka untuk melatih petani untuk workshop disini. Kemudian petani didorong untuk melakukan guna kebutuhan sendiri. Apalagi jika digunakan untuk berbisnis. Tidak akan dipersulit perijinan nya," tambahnya.

===

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018