Thursday, 24 September 2020


Pengusaha Jamin Stok Ternak Saat Puasa dan Lebaran

11 Jul 2013, 12:08 WIBEditor : Julianto

Menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri 2013, kalangan pengusaha ternak menjamin stok cukup untuk memenuhi lonjakan permintaan masyarakat. Pengusaha penggemukan sapi yang tergabung dalam APFINDO menyiapkan sebanyak 109.000 ekor sapi siap potong. Sedangkan pengusaha peternakan unggas, selama periode Juni-Agustus menyediakan 472 ribu ton daging ayam dan 400 ribu ton telur.

Direktur Eksekutif Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (APFINDO), Joni Liano mengatakan, pihaknya menyiapkan sekitar 109 ribu ekor sapi potong. Jumlah tersebut  terdiri atas 99.000 ekor sapi eks impor dan 10.000 ekor sapi lokal.  Sekitar 50.000 ekor atau 46% sapi siap potong tersebut akan didistribusikan ke rumah potong yang ada di sekitar Jabodetabek. “Sisanya akan didistribusi ke konsumen di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera,” katanya.

Posisi stok sapi bakalan yang digemukkan perusahaan feedlot anggota APFINDO per 1 Juli 2013 lalu tercatat sebanyak 147.747 ekor. Dari jumlah tersebut, 117.747 ekor  (79,7%) merupakan sapi bakalan eks impor dan 30.000 .ekor (20,3%) adalah sapi bakalan lokal. Sebaran populasi sapi hasil penggemukan tersebut mencakup 27 perusahaan anggota APFINDO yang memiliki kandang penggemukan di wilayah Sumatera Utara, Lampung, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Sementara itu Ketua Umum Gabungan Perusahaan Perunggasan Indonesia (GPPI), Anton Supit juga menegaskan, stok daging ayam selama Puasa dan Lebaran cukup aman. Selama periode Juni-Agustus diperkirakan stok daging ayam akan mencapai 472 ribu ton karkas dan 400 ribu ton telur ayam.

“Jumlah ini sangat berlebih jika hanya memenuhi permintaan Puasa dan Lebaran,” katanya. Bahkan lanjut Anton, jika menghitung produksi ayam selama setahun akan mencapai 2,1 juta ton karkas atau sekitar 3 miliar ayam hidup.

Soal harga, saat ini harga daging ayam karkas di tingkat peternak sekitar Rp 30 ribu/ekor, di pedagang mencapai Rp 33-35 ribu/ekor. Jika peternak menjual ayam hidup sekitar Rp 25 ribu/ekor, maka keuntungan peternak sekitar 18-20%. “Ini sudah sangat wajar,” ujarnya.

Informasi lebih lengkap baca EDISI CETAK TABLOID SINAR TANI (untuk berlangganan SMS ke : 081317575066).

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018