Thursday, 17 June 2021


Bonggol Jagung, Bisa Tambah Nafsu Makan Sapi

08 Jun 2021, 18:16 WIBEditor : Ahmad Soim

Suwandi | Sumber Foto:Suriady

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Sidrap --  Bonggol jagung yang selama ini dibuang begitu saja oleh para petani, karena dianggap sampah dan tidak mempunyai manfaat serta nilai jual apapun bisa dimanfaatkan dan diolah sebagai pakan ternak.

Suwandi (30) yang akrab  disapa Wandi  pun mencoba memanfaatkan bonggol jagung untuk pakan ternaknya.

Pemberian pakan untuk sapi kami biasanya saya berikan jerami dicampur dengan dedak, rumput gajah tetapi sekarang ini saya mencari solusi lain untuk  mengurangi pemakaian dedak.

"jadi saya mencari alternatif lain dengan belajar, dan akhirnya saya menemukan untuk dapat mengurangi penggunaan dedak dalam pemberian pakan ternak sapi  yakni menggunakan bonggol jagung yang dapat pula  menambah nafsu makan ," kata Suwandi.

"Cara membuat pakan alternatif dari bonggol jagung ini sangat mudah, pertama, bonggol jagung dijemur sampai benar-benar kering untuk kemudian digiling menjadi tepung kering yang disebut concobu.

"Concobu bonggol jagung mempunyai kandungan beragam jenis, yakni asam amino, karbohidrat, zat besi, protein dan lemak," paparnya.

Sementara untuk pemberian pakan ternaknya, Suwandi biasanya memberikan jerami dan rumput gajah kemudian dicampur dengan dedak tetapi penggunaan dedak dikurangi dan diselingi bonggol jagung dengan jadwal pemberian pakan dua kali sehari yakni pagi dan sore.

BACA JUGA:

Lebih lanjut, Suwandi mengatakan bahwa "bonggol jagung kami fermentasi dengan 100 kg bonggol jagung, 20 liter air, setengah gelas air gula, garam secukupnya, EM4 3 cc dengan waktu fermentasi selama 14 hari, selain itu bonggol jagung 100 kg bisa juga dicampur dengan dedak 20 kg untuk kebutuhan perharinya," ungkapnya

Sebelum menggunakan bonggol jagung pengeluaran Suwandi mencapai 4 juta rupiah dan semenjak menggunakan bonggol jagung hanya mengeluarkan biaya 2 juta rupiah dan selama  menggunakan bonggol jagung dapat mengurangi penggunaan dedak.

____

 Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/ 

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018