Sunday, 24 October 2021


Si Pletekan Ungu, Cegah Kematian Unggas saat Cuaca Dingin

22 Jul 2021, 21:05 WIBEditor : Gesha

Bunga Pletekan Ungu untuk kesehatan unggas | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Manokwari --- Bunga Kencana Ungu atau dikenal Bunga Pletekan yang tumbuh liar ternyata menjadi incaran herbal penderita diabetes. Selain itu, herbal Pletekan ini juga ternyata bisa mencegah kematian unggas karena cuaca dingin. 

Anomali cuaca dingin memang tengah terjadi di Indonesia di musim kemarau ini. Kondisi ini yang menyebabkan “musim penyakit” tidak hanya bagi manusia, tetapi juga pada ternak khususnya unggas.

Di Kabupaten Manokwari terdapat istilah penyakit aratan karena cuaca dingin dan biasa menimpa unggas. Salah seorang peternak, Hasyim menyebutkan jika siangnya panas dan malamnya dingin, biasanya di pagi hari, ayam-ayam banyak yang mati. Secara klinis penyakit ini tidak dapat dijelaskan secara detail bahkan  tidak ada “obat” penangkal penyakit aratan ini.

Namun, seorang pengajar di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari,Dr. P. D. Sadsoeitoeboen telah lama memanfaatkan Bunga Pletekan untuk menjaga kesehatan ternak unggas. “Saat wabah penyakit, saya borong semua ayam-ayam sakit. Lalu saya kasih minum bunga boom,"cerita Petrus. 

Bunga boom atau Bunga Pletekan sejatinya bernama Bunga Kencana Ungu. Ayam-ayam sakit yang Petrus beli dengan rutin memberikan larutan bunga ini dapat kembali pulih.

Bagi kesehatan manusia, bunga ini mampu menjaga kondisi organ dalam. Mulai dari kesehatan saluran kemih, syaraf-syaraf dalam organ, serta menormalkan gula dalam darah.

Riset yang dilakukan Petrus bersama Mahasiswa Kedokteran Hewan Universitas Erlangga menyebutkan bahwa pemberian bunga pletekan mampu mengeluarkan cairan yang menyumbat pernafasan unggas atau snot.

Pemberian bunga pletekan pada air minum yang dilakukan Pertus, bisa menjadi alternatif pencegahan bagi ternak-ternak saat cuaca ekstrim seperti saat ini. Khususnya di Manokwari yang cuaca mudah berganti. Hujan di pagi hari, panas terik di siang hari, di malam harinya suhu terasa sangat dingin. (Nsd)

Reporter : Nsd
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018