Sunday, 24 October 2021


Harga Bakalan Lebih Mahal, Pemda Sinjai Dorong IB

24 Jul 2021, 08:23 WIBEditor : Yulianto

Kegiatan inseminasi buatan | Sumber Foto:Suriady

TABLOIDSINARTANI.COM, Sinjai---Harga bakalan (anak sapi) yang jauh lebih mahal membuat Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus mendorong program Inseminasi Buatan (IB). Tahun ini ditargetkan sedikitnya 8.300 ekor sapi hasil IB atau kawin suntik.

Kepala Dinas PKH, H. Burhanuddin menjelaskan, manfaat dari program IB tersebut disamping untuk mempercepat jarak kelahiran, hasil IB yang didapat masyarakat nilainya jauh lebih tinggi dari hasil kawin alam.

Perbedaan nilai jualnya yang sangat signifikan untuk hasil IB sendiri seperti sapi limosin, simental dan anggus umur 6-8 bulan sudah bisa di pasarkan Rp12-13 juta. “Selama ini peternak mendapatkan dari hasil perkawinan alam dari sapi bali umur 6-8 bulan paling dihargai dengan nilai 1,5 juta,” katanya.

Inseminasi Buatan ini merupakan salah satu program unggulan Pemkab Sinjai yang dilaksanakan sejak awal kepemimpinan Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dan Wakil Bupati Hj. Andi Kartini Ottong.

Pada Tahun 2020 lalu, realisasi pelaksanaan IB itu sebanyak 6.341 dari jumlah akseptor sebanyak 5.073, kemudian jumlah kelahiran 2.661. Sementara target pada tahun 2021 8.300 ekor, realisasinya saat ini sudah 3.175, kemudian realisasi kelahiran sebanyak 1.062.

Burhanuddin menyebutkan, hingga Juli realisasi dari program tersebut belum sampai 50 persen. Sebab, untuk Kabupaten Sinjai rata-rata musim kawin IB berlangsung pada bulan Agustus, September dan Oktober.

“Realisasinya belum sampai 50 persen karena untuk Kabupaten Sinjai memang rata-rata musim kawin IB itu ada di Bulan Agustus, September dan Oktober. Sehingga pelaksanannya nanti akan lebih banyak di bulan tersebut,” ujarnya.

Meski begitu, Burhanuddin optimistis target tersebut dapat dicapai sampai akhir tahun 2021 ini. “InsyaAllah target kita bisa capai sampai akhir tahun karena memang kita didukung dengan sumber daya yang cukup, kemudian untuk operasional kita didukung oleh APBN,” katanya.

Bagi masyarakat yang hendak mendapatkan layanan ini, bisa menghubungi langsung petugas Inseminator yang tersebar di delapan kecamatan. Sapi yang di IB juga akan mendapatkan asuransi ternak secara gratis dari Pemkab Sinjai.

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018