Sunday, 19 September 2021


Peluang Tinggi, Balitbangtan Sosialisasikan Teknologi Perbibitan Domba

30 Aug 2021, 11:58 WIBEditor : Gesha

Peluang perbibitan domba | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, BOGOR --- Melihat potensi kebutuhan daging domba serta peluangnya untuk dapat meningkatkan pendapatan petani, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jabar bersama anggota Komisi IV DPR RI Dapil Jabar III, Dr. Ir. Hj. Endang S. Thohari, DESS., M.Sc., melakukan sosialisasi kegiatan Diseminasi Inovasi Teknologi Perbibitan Ternak Domba di Aula Instalasi Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (IP2TP) BB Padi, Muara, Bogor, Senin (24/08).  

"Saat ini kebutuhan daging domba dan kambing 3000 ekor/hari, khususnya di kota Bogor, sebagian itu dikirim ke Jakarta," tutur Endang dalam arahannya. Menurutnya ini akan menjadi bisnis yang luar biasa potensial. 

Meski konsumsi daging domba masih jauh lebih rendah dibandingkan daging sapi dan ayam, namun domba memiliki peran penting dalam berbagai macam aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Selain sebagai sumber pangan penghasil protein hewani alternatif, domba juga terlibat dalam kegiatan sosial budaya serta keagamaan masyarakat seperti Aqiqah dan Kurban yang membutuhkan ternak ruminansia kecil ini dalam jumlah besar.

Bagi Endang, melihat potensi ini harus disikapi bersama, ia pun berharap sinergi antara DPR RI dan Kementan yang dijalankan bersama BPTP Jabar dapat terus mendorong penerapan hasil penelitian Badan Litbang Pertanian Kementan untuk memajukan pengembangan domba. Tak hanya itu, ia pun menekankan melalui kegiatan domba, seluruh pihak dapat berperan serta menjaga sumberdaya alam dan sumberdaya genetik lokal karena keduanya merupakan tonggak pangan nasional. 

Hal ini sesuai dengan pernyataan Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry bahwa BPTP sebagai instansi vertikal Kementan menjadi ujung tombak Kementan untuk pengawalan, pendampingan dan pengawasan di setiap provinsi. “Petakan wilayah berdasarkan komoditas unggulan, pastikan teknologi dan varietas unggul dimanfaatkan secara berkesinambungan melalui pendampingan Balitbangtan,” tegas Fadjry.

Membuka kegiatan ini, Plt. Kepala BPTP Jabar, Dr. Ir. Wiratno, M.Env.Mgt., memberikan gambaran kegiatan kepada seluruh stakeholder terkait. Hadir pada kegiatan ini yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, yang diwakili oleh Kepala Bidang Peternakan, drh. Wina. MA,  Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, H. Dian Herdiawan, SP., MM, petugas medik veteriner, drh. RR Patriantariksina R, M.Si, Lurah Cikaret, H. Hasan Sutisna,  penyuluh serta  Kelompok Tani Dewasa (KTD) Garuda 01, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor selaku pihak penerima manfaat dalam kegiatan ini.

Ditengah situasi pandemi seperti saat ini, Dr. Wiratno pun mengajak seluruh petani penerima manfaat agar bersyukur serta bersungguh-sungguh menjalankan kegiatan. "Karena di saat pandemi dan banyak bagian masyarakat lain yang kesulitan ekonomi, kelompok ternak Garuda 01 justru mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui komisi IV DPR RI", tutur Dr. Wiratno.

Mewakili DKPP, Dian Herdiawan memastikan bahwa DKPP siap untuk ikut mendampingi berjalannya kegiatan ini melalui petugas penyuluh dan petugas kesehatan hewan (keswan). Pihaknya mengaku sangat mendukung kegiatan perbibitan ternak domba dan siap membantu pelaksanaan kegiatan di lapangan. 

Dalam kegiatan ini turut disampaikan bahwa calon peternak penerima manfaat akan menerima paket bantuan yang terdiri dari bibit domba garut lokal terseleksi sebanyak 33 ekor, yang terdiri dari 3 ekor jantan dan 30 ekor betina, 3 unit kandang untuk menampung 33 ekor domba, benih rumput, pakan dan konsentrat, obat-obatan dan peralatan kandang. Selain paket bantuan tersebut, pada kegiatan ini akan dilaksanakan bimbingan teknologi (bimtek) agar peternak memiliki pengetahuan dalam pengelolaan perbibitan ternak domba.

Selain kegiatan sosialisasi, dilaksanakan juga kegiatan karakterisasi calon peternak penerima bantuan. Kegiatan karakterisasi dilaksanakan untuk mengetahui kondisi awal calon peternak penerima bantuan, sehingga dapat dirancang kebutuhan teknologi bagi calon peternak. Secara umum, calon peternak penerima bantuan belum pernah memelihara ternak domba. Oleh karena itu, Dicky Hermawan, selaku Ketua KTD Garuda 01, mengaku senang dan antusias kelompoknya mendapat kepercayaan untuk mengembangkan Ternak Domba.

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018