Sunday, 26 June 2022


Peternak Blitar Terima Bantuan Jagung

20 Sep 2021, 14:48 WIBEditor : Yulianto

Jagung untuk peternak | Sumber Foto:Humas Kementan

TABLOIDSINARTANI.COM, Blitar---Kementerian Pertanian terus melakukan intervensi kongkret untuk menstabilkan harga pakan yang mengalami kenaikan dan harga telur yang mengalami penurunan. Untuk memenuhi pasokan jagung pakan bagi peternak mandiri, pemerintah mengirimkan jagung untuk peternak, salah satunya di Blitar, Jawa Timur.

“Hari ini sudah diterima jagung. Jagung ini akan kami manfaatkan untuk pakan ternak ayam kami di wilayah Blitar. Terima kasih ini sangat membantu peternak di wilayah Blitar,” kata Rofi, peternak dari Kelompok Ternak Layer Mandiri Blitar, Senin (20/9).

Rofi menegaskan, dirinya dan peternak lainnya tetap akan mengutamakan bahan baku pakan dalam negeri yakni jagung yang diproduksi petani dalam negeri. Dengan demikian, kerja sama petani jagung di Sumenep, Bojonegoro, Blitar dan Lamongan dengan peternak Blitar sangat membantu untuk jaminan pasokan jagung sebagai bahan baku pakan.

“Kami saat dipanggil pak Jokowi di istana menyampaikan bagaimana mencari jalan keluar agar telur bisa terserap. Harga telur ditekan kekuatan harga pasar. Kami tidak akan menekan petani, jika harga pakan naik maka kami berharap pada kebijakan pemerintah yang imbang buat petani dan peternak,” ungkapnya.

Kemitraan dengan petani

Untuk harga jagung, lanjutnya, peternak bisa menyelesaikan dengan kemitraan petani jagung. Namun hal ini asalkan pabrik pakan dan pedagang jagung ini bersama-sama peternak menjaga harga pakan dan harga jagung, membeli dengan harga yang wajar.

“Itu kalau beli jagung dalam skala besar kan bisa menjadi panutan harga, semua akan mengikuti panutan. Jadi harga jagung itu sumber masalahnya ada pada pasar pakan,” tegasnya.

Dominasi pabrik terhadap pasar pakan bisa menpengaruhi harga jagung. Karena itu, solusi masalahnya adalah hubungan antara peternak yang besar dengan kecil agar terjadi take and give, tidak saling mematikan. Ingin kami adalah petani jagung menikmati untung, peternak untung, pabrik juga untung dan konsumen juga enak. Semua seimbang lah,” kata Rofi.

Sukarman, Ketua Koperasi Peternak Unggas Sejahtera Kabupaten Blitar juga mengungkapkan rasa terima kasih karena mendapatkan distribusi jagung yang pendistribusian dibiayai Kementan. Jagung sudah didrop ke para peternak.

“Terima kasih kami ucapkan untuk Bapak Presiden dan Bapak Menteri yang telah membantu penyediaan jagung, hari ini datang 100 ton di dua titik. Kami menunggu pengiriman berikutnya, sekali lagi terima kasih,” ujar Sukarman.

Sementara itu, Suprans, salah satu petani jagung Blitar berharap untuk menjamin pasokan jagung bagi peternak mandiri, produksi petani dapat ditampung semua, sehingga nantinya tidak ada masalah kelangkaan stok jagung untuk pakan.

“Kalau perlu penambahan lagi kami akan dukung, kami perlu pipanisasi untuk pengairan supaya petani bisa tanam jagung untuk cukupi kebutuhan peternak yang lebih banyak,” ujar Suprans.

Reporter : Julian
Sumber : Humas dan IP Kementan
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018