Saturday, 23 October 2021


Koperas FAS Terima Bantuan Itik Alabio dan Mojosari

07 Oct 2021, 11:45 WIBEditor : Yulianto

Koperas Fajar Anugerah Sejahtrera yang menerima bantuan itik | Sumber Foto:Dok. Koperasi FAS

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Balai Penelitian Ternak (Balitnak), Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan 280 ekor day old duck (DOD) itik Alabio dan 300 ekor DOD itik Mojosari kepada Koperasi Fajar Anugrah Sejahtera (FAS). Kedua jenis itik tersebut merupakan itik unggul Indonesia.

Bibit itik tersebut diserahkan Dr. Cecep Hidayat dari Balitnak kepada Empam Japar Sidik, Ketua Koperasi Fajar Anugrah Sejahtera dan Wahyu Priatno, sebagai pembina koperasi, pada Rabu (7/10).

Dr. Cecep mengatakan, itik Mojosari merupakan salah satu rumpun itik lokal Indonesia yang mempunyai sebaran asli geografis di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dan telah berhasil dibudidayakan secara turun temurun. Itik Mojosari memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha ternak itik komersial baik secara tradisional maupun intensif.

Itik Mojosari bertelur pertama kali pada umur 25 minggu, dan memiliki masa produktif selama 3 priode. Setelah berumur 7 bulan, masa produktifnya mulai stabil dan mampu bertelur mencapai rata-rata 70-80 persen dari seluruh populasi.

Sedangkan itik Alabio merupakan rumpun itik lokal Indonesia yang mempunyai sebaran asli geografis di Kalimantan Selatan. Itik Alabio memiliki ciri khas yang tidak dimiliki rumpun itik lainnya.

Cecep menambahkan, kedua jenis itik tersebut merupakan sumberdaya genetik ternak Indonesia yang perlu dijaga dan dipelihara kelestariannya. Dengan demikian dapat memberikan manfaat dalam peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia.

Di tempat terpisah, bibit itik tersebut diserahterimakan kepada anggota Koperasi Fajar Anugrah Sejahtera. Saat itu, Empam berpesan agar bibit itik tersebut dapat dipelihara dengan baik agar mampu berkembang biak dan menghasilkan.

“Bntuan bibit yang diterima dari Balitnak ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan anggota koperasi, melalui penjualan telurnya dan olahan dagingnya,” harap Empam.

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018