Monday, 06 December 2021


Empat Peternak Milenial Raih Penghargaan

23 Nov 2021, 09:38 WIBEditor : Yulianto

Peternak yang meraih penghargaan dari Balitbangnak | Sumber Foto:Echa

TABLOIDISNARTANI.COM, Jakarta----Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mengapresiasi empat peternak binaan yang sukses mendiseminasikan atau menggunakan hasil inovasi Balitbang Pertanian, khususnya dalam bidang peternakan.

Kepala Balitbang Pertanian, Dr Fadjry Djufry mengatakan, kegiatan tersebut merupakan satu upaya mendiseminasikan bibit unggul yang telah dihasilkan Balitbangtan serta untuk memotivasi peternak lain untuk maju. Kegiatan ini merupakan sarana diseminasi bibit unggul hasil penelitian yang disertai pendampingan kepada peternak dalam pengembangannya.

"Diharapkan ini menjadi salah satu solusi untuk dapat meningkatkan produksi ternak sehingga dapat memenuhi kebutuhan baik dalam negeri maupun ekspor keluar negeri,“ ujarnya saat presiasi Peternak Sukses dan FGD Pengembangan Usaha Kambing Domba Mendukung Ekspor di Bogor, beberapa waktu lalu.

Keempat peternak berprestasi tersebut adalah Dedi Mulyadi, peternak kambing Pamoyanan Farm Bogor; Sumali, peternak ayam kampung unggul aNAK aKUB Ungaran, Jawa Tengah; Parmin, peternak itik Food Estate Belanti Siam, Kalimantan Tengah; dan Edy Herwanto, peternak sapi KTT Lembu Jaya, Mojokerto, Jawa Timur.

Dedi Mulyadi, merupakan peternak penerima bantuan kambing Boerka pada tahun 2020 sebanyak 20 ekor. Kini telah berkembang menjadi 42 ekor dan menggulirkan sebagian ternaknya ke dua kelompok ternak lainnya.

Parmin peternak itik di Belanti Siam, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah menerima bantuan ternak pada tahun 2020 sebanyak 1.000 ekor itik Master melalui Program Food Estate Belanti Siam. Kemudian pada tahun 2021 menerima lagi 800 ekor parent stock untuk menghasilkan itik Master.

Saat ini kelompok ini mempunyai aset dana hingga puluhan jutaan dari hasil menjual telur asin. Kelompok ini sudah dibekali teknologi menyusun ransum pakan. Ke depan, selain menjual telur asin juga akan menjual DOD dan pakan.

Sedangkan Sumali peternak ayam KUB dari Ungaran, Jawa Tengah, tergabung di koperasi aNAK AKUB. Dimulai pada tahun 2019 sebanyak 2.500 DOC dengan 50 anggota. Saat ini sudah menjadi penyedia DOC dan bisa memproduksi 4.000 DOC per bulan.

Edi Herwanto, Kelompok Tani Ternak Lembu Jaya Mojokerto, Jawa Timur, berlokasi di Desa Pagerluyung Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto. Saat menerima 9 ekor 2018 dan kini sudah berkembang menjadi 18 ekor.

Inovasi Balitnak

Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) sendiri telah menghasilkan berbagai inovasi teknologi bidang peternakan seperti bibit dan produk unggulan. Inovasi yang dihasilkan dan telah dikembangkan serta disebarluaskan antara lain sapi potong (Pogasi Agrinak), domba (Compass Agrinak, Komposit Garut Agrinak, Bahtera Agrinak), kambing (Boerka Galaksi Agrinak).

Selain itu, ada ayam (KUB-1, Sensi Agrinak), itik (Mojomaster Agrinak, Alabimaster Agrinak, PMp Agrinak), kelinci (Reksi Agrinak, Reza Agrinak) serta tanaman pakan (Gonzol Agribun serta Stenotaphrum Agrinak) yang telah dikemas ke dalam paket teknologi yang adaptif, murah dan mudah diterapkan oleh petani di pedesaan.

Kepala Puslitbang Peternakan Dr. Drh. Agus Susanto, M.Si., pada kesempatan yang sama menyatakan bahwa kambing dan domba merupakan komoditas strategis yang memiliki peluang prospek untuk diekspor. Guna mensukseskan program strategis tersebut, maka diperlukan penguatan aspek hulu dan hilir serta penguatan sistem perdagangan. 

Reporter : Echa
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018