Monday, 24 January 2022


Vaksinasi, Jaga Kondisi Tubuh Ternak

06 Dec 2021, 17:00 WIBEditor : Gesha

Vaksinasi unggas | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Selain biosecurity, peternak juga sebaiknya mempersiapkan daya tahan tubuh unggas sendiri untuk mampu mengendalikan penyakit yang mungkin datang dari kondisi ekstrim,  melalui pemberian vaksin.

"Untuk ayam petelur, vaksinasi bisa dilakukan mulai dari DOC hingga usia 112 hari. Kalau di ayam broiler, lebih pendek lagi waktunya, ” tutur Medik Veteriner Balai Penelitian Peternakan (Balitnak), Ciawi, drh. Triwardhani Cahyaningsih M.Si. 

Triwardhani merinci, di peternakan ayam broiler, jenis vaksin yang wajib dilakukan adalah ND (Newcastle disease) dan Gumboro. Keduanya merupakan penyakit yang rentan terjadi pada umur 28 hingga 35 hari.

Pemberiannya sendiri dianjurkan selama 4 kali. Mulai dari umur 1 hari (DOC), ayam dapat diberikan vaksin ND-IB tetes mata. Selanjutnya, pada umur seminggu, vaksin yang bisa  diberikan adalah ND dengan cara disuntik. Ketika berumur 12 hari, ayam broiler dapat diberikan vaksin IBD melalui air minum. Lalu di umur 19 hari, ayam  diberikan vaksin ND melalui air minum.

Jadwal vaksinasi sebaiknya kita lakukan tepat waktu. Mengapa? Menanggulangi masalah penyakit ayam potong broiler lebih terjaga dan membuat ayam tidak rentan penyakit. Terlebih lagi, dengan vaksin kekebalan tubuh ayam meningkat sehingga pertumbuhannya sehat.

Untuk hasil yang optimal, vaksinasi ayam broiler sendiri sebaiknya diprogramkan. Dalam hidupnya, ayam broiler membutuhkan 2 kali vaksin ND, satu kali vaksin ND-IB, dan IBD Vaccine.  Sedangkan vaksinasi Gumboro, biasanya peternak akan memberikan vaksin A dan B terhadap ayam broiler. Nah, vaksin ini biasanya peternak berikan melalui air minum atau bisa juga diteteskan pada mulut ayam secara langsung dengan takaran sekitar 2 sampai 3 tetes.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018