Tuesday, 20 October 2026


Pastikan Bebas PMK, SYL Tengok Peternakan di Tangsel

23 May 2022, 09:44 WIBEditor : Yulianto

Bantuan obat-obatan untuk prov. Banten

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Tangsel---Untuk memastikan ternak sapi di Banten tak tertular Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meninjau peternakan sapi di Provinsi Banten. Apalagi masyarakat, khususnya umat Islam akan menyambut Idul Adha.

"Hari ini kita bersyukur kepada Allah dari laporan Kadis dan apa yang kita lihat di Banten begitu menggembirakan saya saya sangat mengapresiasi dan kita harus terus menjaga kondisi ini," ujar SYL usai meninjau peternakan sapi Rumah Qur'an Lubawi, Tangerang Selatan, Kamis (19/5/22).

SYL meminta agar pemerintah Provinsi Banten tetap siaga terhadap wabah PMK yang saat ini terkonfirmasi dibeberapa daerah. Penularan PMK dinilai sangat cepat karena dapat menyebar melalui udara, sehingga agenda darurat baik di kecamatan, kabupaten maupun provinsi harus terus diperketat.

"Walaupun ini semua aman tidak berarti mengendorkan agenda darurat kita, karena agenda darurat harus disikapi 14 hari. Pertahankan kondisi aman ini," pinta mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu.

SYL juga mengingatkan agar posko darurat PMK harus tetap disiapkan, lalu lintas ternak harus terus dijaga sehingga wabah PMK tetap bisa diantisipasi untuk masuk dari daerah lain. "Komunikasi di kabupaten, provinsi hingga pusat harus terus dilakukan karena nanti semua disini harus divaksin untuk menaikkan imunitasnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Provinsi Banten, Agus Tauchid mengkonfirmasi perhari ini 19 Mei 2022 Provinsi Banten dari 8 kabupaten kota tidak ada kasus gejala positif wabah PMK.

"Sebelumnya memang kondisi terakhir 2 ekor sapi suspect terkonfirmasi hasil PCR positif, namun saat ini setelah dirawat data sudah menunjukkan perkembangan positif sapi dinyatakan sembuh," ucap Agus.

Menurut Agus, sebelumnya sapi yang dinyatakan positif merupakan sapi yang didatangkan dari daerah Jawa. Saat mendapat laporan wabah PMK, pemerintah langsung melakukan mengobatan serta melakukan tes PCR untuk sapi lainnya sehingga antisipasi bisa segera dilakukan.

"Kami juga pastikan Pak Menteri Insyahallah  untuk kondisi Idul Adha kebutuhan  ternak sapi sudah dipersiapkan dengan baik dan sapi dinyatakan sehat," tutup Agus.

 

Reporter : julian
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018