Thursday, 10 September 2026


Integrasi Ternak Kopi

06 Oct 2023, 13:35 WIBEditor : Yulianto

Panen Cempe di lokasi UPLAND Banjarnegara

Program UPLAND yang dimulai sejak 2021 di Kabupaten Banjarnegara berlokasi di dataran tinggi yang mempunyai potensi pengembangan kopi dan ternak kambing/domba. Koordinator BPP Kalibening, Heri Misanto mengaku, di daerah binaanya yaitu Desa Kalibombong, Kertosari, Majatengah dan Gununglangit beternak kambing sambil berkebun kopi sudah biasa dilakukan masyarkat.

Menurutnya, sebelum kegiatan UPLAND masuk, akses menuju lahan pertanian masih minim dan sulit untuk dilalui. Namun setelah adanya kegiatan UPLAND, petani/kelompok tani sudah mampu sedikit demi sedikit meningkatkan populasi dari kopi maupun domba. “Dengan akses jalan menuju lahan yang jauh lebih baik dapat menurunkan biaya produksi dan meningkatkan nilai jual dari komoditas yang ditanam petani,” katanya.

 

Heri mengakui, kehadiran program UPLAND memberikan dampak yang sangat signifikan bagi petani, khususnya yang tergabung dalam beberapa kelompok tani (Poktan) di Kecamatan Kalibening. Poktan tersebut yaitu, Poktan Lancar Makmur (Desa Gunung Langit), Poktan Tani Mulya 1  dan Tani Mulya 2 (Desa Kalibombong), Poktan Ngudi Rejeki 3 (Desa Kertosari), Poktan Ngudimulyo dan Poktan Tunas Harapan (Desa Majatengah

Sementara itu Project Manager UPLAND Project Farakka Sari menyampaikan apresiasi kelompok tani dan kelompok wanita tani yang berhasil mengembangkan nyaris dua kali lipat dari bantuan yang diberikan pada tahun 2022.

Dia menilai sistem integrasi komoditas kopi dan ternak (kambing dan domba) di Banjarnegara menjadi salah satu keberhasilan dari program UPLAND Project.  "Integrasi perternakan dan kambing atau cempe di Banjarnegara harus konsisten dikembangkan agar semakin banyak hasil yang didapat oleh masyarakat," kata Farakka. 

Program kerja sama antara Indonesia dengan Islamic Development Bank (IsBD) dan International Fund for Agriculture Development (IFAD) telah memberikan berbagai bantuan pada kelompok tani dan wanita tani di Banjarnegara. "Saya berharap gols utama di Banjarnegara ini dapat meningkatkan penghasilan petani," tambah Farakka. 

Selain pengembangan pertanian terintegrasi peternakan dengan komoditas kopi di Banjarnegara, UPLAND Project juga memberikan bantuan infrastruktur jalan usaha tani, perbaikan saluran irigasi, dukungan alat, dan mesin pertanian di 13 Kabupaten di seluruh Indonesia. 

Setiap daerah mengasilkan sejumlah produk komoditas pertanian. Diantaranya kopi, manggis, kentang, padi organik, pisang, bawang putih, lada putih, dan bawang merah. Bahkan sejumlah komoditas telah di ekspor ke berbagai negara seperti bawang merah, lada, kopi, dan beras organik. “Pertanian harus menjadi menjadi masa depan yang menjanjikan agar menarik untuk geluti semua kalangan termasuk pemuda,” katanya.

Reporter : Julian
Sumber : UPLAND
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018