Jumat, 14 Juni 2024


Daging Ayam dan Telur, Teman Penting Kota Bogor

18 Mei 2024, 12:22 WIBEditor : Gesha

Pemberian telur ayam oleh PJ Walikota Bogor Dr. Hery Antasari | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor -- Daging ayam dan Telur menjadi teman pencegah stunting (penting). Hal ini terungkap dalam rangkaian program Festival Ayam dan Telur 2024, di Kota Bogor, Sabtu (18/05).

"Sebanyak 1 ton Telur mentah akan dibagikan untuk penerima manfaat (stunting) selama 3 bulan (untuk Kecamatan Bogor Barat). Per orang penerima manfaat akan kebagian 2 butir per harinya," sebut Ruri Sarasono Direktur Global Permata Perkasa pelaksana Festival Ayam dan Telur 2024.

Kenapa di Kota Bogor, Ruri menjelaskan, Kota Bogor menjadi model kolaborasi penanganan stunting antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat. Tahun 2023 lalu Kota Bogor berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana berhasil menurunkan 514 kasus stunting dari total 2.363 kasus. Dan ditahun 2024 prevalansi stunting di Kota Bogor ditargetkan turun diangka 14 persen.

"Dengan pendekatan data yang akurat yang dikelola oleh jajaran Kelurahan dan Kader Posyandu Kelurahan Curug, kami melanjutkan kegiatan intervensi pemberian telur bagi anak penderita stunting ditahun 2023 lalu," ungkapnya.

Sehingga, Ruri berharap program ini tepat sasaran dan berdampak terhadap penekanan laju stunting di wilayah Kelurahan Curug yang akan dilakukan selama 3 bulan kedepan.

Tentunya kolaborasi ini diapresiasi oleh PJ Walikota Bogor Dr. Hery Antasari. Menurutnya, salah atau yang dinilai Kemendagri mengenai Pemimpin daerah adalah penurunan stunting. "Stunting ini penting untuk dientaskan, karena berpengaruh dalam perkembangan kognitif anak," sebutnya.

Hery menjelaskan bahwa di Kota Bogor, jumlah kasus stunting telah menurun dari 2.363 menjadi 1.849 kasus. Dengan penurunan ini, Kota Bogor berhasil menjadi salah satu dari 20 kabupaten/kota terbaik di Indonesia dalam mengurangi kasus stunting. "Karena itu, upaya pendampingan penanganan stunting harus dilakukan berkolaborasi bersama oleh semua pihak," tuturnya.

Sementara itu, Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi, mengatakan bahwa berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Kota Bogor. Karenanya, FAT 2024 ini menjadi upaya kolaborasi lainnya Bogor Barat untuk menurunkan stunting

Reporter : Nattasya
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018