Monday, 09 February 2026


Sambut Hari Susu Nasional, ini Harapan DPN Pada Presiden Terpilih 2024 – 2029

31 May 2024, 15:45 WIBEditor : Herman

Ilustrasi Susu Sapi

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Peringati Hari Susu Nusantara yang jatuh 1 Juni 2024 , Dewan Persusuan Nasional   (DPN ) menyampaikan harapan dan himbauan kepada  Pemerintah agar  Hari Susu Nusantara  (HSN) tahun ini mendapat perhatian khusus sebagai titik tolak untuk percepatan pembangunan dan pengembangan  peternakan sapi perah rakyat.  

Berbagai indikator yang ada menunjukkan bahwa saat ini peternakan sapi perah rakyat  yang diharapkan berperan secara dominan dalam memenuhi kebutuhan susu nasional masih jalan di tempat dan  jauh tertinggal dibandingkan dengan industri  persusuan secara umum di tanah air.

Secara signifikan dirasakan bahwa peternakan sapi perah rakyat dalam kurun  lebih dari duapuluh lima tahun kurang berkembang. Hal tersebut utamanya setelah dicabutnya pemberlakuan Instruksi Presiden No. 2 tahun 1985 tentang Koordinasi Pembinaan dan Pengembangan Persusuan Nasional pada awal tahun 1998.  

Saat Inpres No. 2 tahun 1985 dicabut pemberlakuannya, peternakan sapi perah rakyat tidak memiliki  payung hukum yang memberi perlindungan kepada mereka untuk dapat berkembang. Indikator yang secara kasat mata dapat dilihat menunjukkan peternakan sapi perah khususnya sapi perah rakyat  jalan ditempat antara lain  produksi susu segar masih dibawah 1 juta Ton per tahun, padahal kebutuhan susu nasional sudah mencapai sekitar 4 juta Ton setara susu segar per tahun.  

Berkaitan dengan peringatan Hari Susu Nasionaal tahun 2024 ini Dewan Persusuan Nasional menyampaikan  himbauan dan usulan kepada Presiden Terpilih untuk tahun 2024 – 2029 .  Pertama, DPN mendukung sepenuhnya realisasi Program Pembagian Susu Gratis yang dijanjikan oleh Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Gibran  Rakabuming Raka pada saat kampanye Pilpres.

Dewan Persusuan Nasional  meyakini bahwa program pemberian susu gratis tersebut merupakan keberanian dan gebrakan politik yang dapat mendongkrak  percepatan  pengembangan peternakan sapi perah rakyat khususnya dan persusuan umumnya.

Kedua, yang akan lebih memberikan jaminan terwujudnya peternakan sapi perah rakyat di tanah  air yang maju dan berkonstribusi secara nyata dalam pembangunan ekonomi.

Ketiga, memberi kesempatan agar peternak  sapi perah dapat ikut menikmati nilai tambah dari susu segar yang mereka hasilkan. Selama ini peternak sapi perah hanya bisa menjual susu segar sebagai bahan baku ke ke Industri Pengolahan  Susu ( IPS) dan tidak menikmati manfaat proses hilirisasi susu segar yang mereka hasilkan.

Keempat, perlu dibentuk lembaga Badan Pengembangan Persusuan Nasional yang focus untuk pengembangan persusuan  khususnya peternakan sapi perah rakyat di tanah air. Termasuik dalam hal ini upaya untuk meningkatkan populasi sapi perah dan produktivitasnya yang menjamin kesejahteraan peternak rakyat.

 

Reporter : Eko
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018