Selasa, 13 Januari 2026


Amankan Pasokan, Kementan Bantu Peternak Sorong 1.800 Ayam Petelur

11 Nov 2025, 10:53 WIBEditor : Herman

Dirjen PKH, Agung Suganda Bersama Peternak Ayam Petelur di Sorong, Papua

TABLOIDSINARTANI.COM, Sorong --- Tiga kelompok peternak di Kota Sorong menerima bantuan usaha budi daya ayam petelur sebanyak 1.800 ekor dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian RI.

Bantuan tersebut diberikan untuk memperkuat pasokan pangan lokal, khususnya dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Setiap kelompok peternak memperoleh 600 ekor ayam yang sudah berada pada usia produktif sehingga diperkirakan dapat mulai bertelur dalam dua minggu ke depan.

Hasil produksi telur nantinya akan dipasok langsung ke empat dapur umum Program MBG yang tersebar di Kota Sorong.

Kepala Balai Veteriner Jayapura, Tri Juwianto, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendampingi keberlanjutan usaha tersebut.

“Kami berkomitmen penuh untuk mengawal program ayam petelur ini. Melalui fungsi laboratorium, kami memastikan kesehatan ayam terjaga dan telur yang dihasilkan aman serta berkualitas tinggi, sebagai dukungan nyata terhadap Program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Sorong, Nelwan Hara, mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan aspirasi yang diperjuangkan anggota DPR RI, Robert J. Kardinal.

“Atas nama Pemerintah Kota Sorong, kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian dan Bapak Robert Kardinal atas perhatian dan dukungannya dalam meningkatkan ketahanan pangan serta kualitas gizi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nelwan menambahkan bahwa dua dari tiga kelompok penerima bantuan merupakan kelompok peternak Orang Asli Papua (OAP).

Pemerintah, katanya, mendorong agar mereka berkembang menjadi pelaku usaha produktif di sektor peternakan.

“Kami ingin peternak OAP bisa mandiri dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi lokal,” tandasnya.

Pemerintah Kota Sorong berencana melakukan pendampingan teknis secara berkelanjutan, mulai dari perawatan ayam, pencegahan penyakit, hingga manajemen produksi telur.

Diharapkan, program ini dapat memperkuat ketersediaan protein hewani untuk masyarakat, terutama bagi anak-anak sekolah yang menjadi prioritas Program Makan Bergizi Gratis.

Reporter : Desi
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018