Selasa, 13 Januari 2026


Kementan Soroti Peternakan Jember: Harus Berkelanjutan dan Berdampak Nyata

14 Nov 2025, 10:30 WIBEditor : Herman

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Agung Suganda bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember, Widodo Julianto

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Agung Suganda, menegaskan bahwa program peternakan berkelanjutan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik melalui penguatan ekonomi lokal maupun stabilitas ketahanan pangan. Hal tersebut disampaikan Agung saat menerima jajaran Pemerintah Kabupaten Jember di Jakarta, Rabu (12/11).

Pertemuan tersebut menjadi ajang koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan sektor peternakan, program pengentasan kemiskinan, hingga upaya pengendalian inflasi pangan di daerah.

Agung menyoroti pentingnya keberlanjutan dalam setiap program peternakan, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat. Ia juga mengingatkan agar pengalaman pelaksanaan program pengembangan ternak di Jember, yang sebelumnya sempat menghadapi sejumlah kendala, menjadi bahan evaluasi bersama.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap program mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Kalau sembarangan diberikan, hasilnya tidak akan berkelanjutan. Jangan sampai bantuan berhenti di tengah jalan tanpa hasil nyata,” tegasnya.

Selain itu, Agung menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, peternak, dan pelaku pasar dalam menjaga stabilitas harga komoditas peternakan.

Ia menekankan bahwa upaya pengendalian inflasi tidak bisa hanya dilakukan pemerintah pusat, tetapi membutuhkan peran aktif pemerintah daerah dalam menetapkan harga acuan di tingkat peternak maupun pedagang.

“Untuk komoditas peternakan, kepala daerah perlu memimpin konsolidasi harga di tingkat peternak dan pedagang agar tidak ada kesenjangan keuntungan yang terlalu besar. Langkah seperti ini terbukti mampu menekan inflasi di sejumlah wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember, Widodo Julianto, menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan arahan yang diberikan pemerintah pusat.

Ia menegaskan komitmen Pemkab Jember untuk menindaklanjuti berbagai rekomendasi teknis, termasuk penyempurnaan data serta penguatan kelembagaan peternak.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan program peternakan di daerah bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dukungan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan sangat penting bagi kami, terutama untuk memastikan keberlanjutan program yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Widodo.

\

Reporter : Desi
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018