Jumat, 13 Desember 2019


Sembawa Siap Komersialisasikan Dua Ayam Kampung Unggul

07 Apr 2016, 18:27 WIBEditor : Kontributor

 

  Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Sembawa siap mengeluarkan komersialisasi dua ayam kampung unggulan.

"Akan ada 2 jenis yakni ayam arab dan ayam Merawang yang siap dikomersialisasikan. Tentu saja dengan keunggulannya tersendiri," ungkap Kepala BPTU-HPT Sembawa, Nugroho Budi Suprijanto ketika ditemui Sinar Tani di Balai.

Keduanya sudah mengalami proses yang panjang untuk dicap sebagai bibit unggul. Mulai dari seleksi spesies, pemurnian/penggaluran hingga pembiakannya.

"Ayam arab akan kita arahkan menjadi ayam petelur sedangkan ayam merawang untuk ayam petelur dan pedaging," tutur Nugroho.

Masing-masing ayam kampung ini memiliki keunggulam tersendiri. Ayam Merawang misalnya, di daerah asalnya (Bangka Belitung, Kepulauan Riau) sering digunakan untuk upacara keagamaan oleh warga keturunan lantaran rasa dan aroma serat dagingnya yang terasa berbeda.

"Untuk ayam arab, tekstur serat daging yang gelap sangat disukai oleh masyarakat NTB untuk dijadikan masakan ayam taliwang," tuturnya.

Harga bibitnya (usia DOC atau usia 1 hari) sendiri ternyata sangat terjangkau peternak, untuk non sexing hanya dihargai Rp. 3500 per ekor. Sedangkan harga untuk kriteria sexing (sudah dibedakan jenis kelamin jantan dan betina) dihargai Rp 7000 per ekor.

Peternak sendiri bisa membesarkan kedua ayam kampung ini hingga usia 28-35 hari untuk dijadikan ayam pedaging atau petelur produktif. "Jika lebih dari usia tersebut, harga memang lebih tinggi tapi daya beli konsumen jg menurun jadi bisa dibilang agak kurang laku," tuturnya. Gsh

Editor : Ahmad Soim

BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018