Saturday, 22 February 2020


Pakan Ikan Mandiri Murah, Separuh dari Harga Pabrik

12 Apr 2016, 05:19 WIBEditor : Kontributor

 

            Gerakan Pakan Ikan Mandiri (Gerpari) yang dicanangkan Ditjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di sejumlah sentra budidaya ikan tahun 2015 lalu berhasil mengembangkan pakan ikan mandiri berbahan baku lokal dengan harga murah.

Pakan ikan mandiri yang dikembangkan 473 kelompok pembudidaya ikan tersebut harganya berkisar Rp 4.500-Rp 6.800 per kg. Harga pakan ikan mandiri tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga pakan pabrikan yang nilainya antara Rp 8.000-Rp 12.000 per kg.

            Direktur  Pakan Ditjen Perikanan Budidaya KKP,Coco KokarkinSoetrisno mengungkapkan, keberhasilan 473 kelompok pembudidaya ikan dalam mengembangkan pakan ikan mandiri berbahan baku lokal ini membuat margin keuntungan pembudidaya meningkat. “Di Sumatera Selatan harga pakan ikan mandiri bisa dijual antara Rp 4.500-Rp 5.500 per kg. Sementara itu harga pakan pabrikan di daerah tersebut Rp 12.000. Sedangkan di Jambi, harga pakan ikan mandiri hanya dijual dengan harga Rp 5.500-Rp 6.500. Sementara itu harga pakan pabrikan di daerah tersebut Rp 8.000 per kg,” kata Coco Kokarkin, di Jakara, Senin (11/4).

            Coco Kokarkin juga mengatakan, pembudidaya di sejumlah sentra budidaya ikan  di dorong untuk memproduksi pakan ikan mandiri berbahan baku lokal, seperti  eceng gondok, limbah kelapa sawit (bungkil kelapa sawit), ikan rucah, keong mas, bekicot, tanaman air seperti azola, lemna, dan sejumlah tanaman hijau lainnya. “Pakan mandiri berbahan baku lokal tersebut bisa diformulasikan menjadi pakan ikan air tawar dengan FCR (1,2). Selain untuk kebutuhan pakan sendiri, kelebihan produksi pakannya bisa dijual ke pembudidaya lain dengan harga murah,” kata Coco Kokarkin.

            Menurut Coco Kokarkin, Ditjen Perikanan Budidaya KKP akan terus mengembangkan pakan ikan mandiri pada tahun 2016. Hal ini dilakukan agar pembudidaya ikan tak tergantung pakan ikan pabrikan yang harganya melangit sehingga menggerogoti margin keuntungan pembudidaya ikan. “Sejumlah kelompok pembudidaya di Sumatera Barat bahkan sudah mampu membuat pakan mandiri berbahan baku lokal (ikan rucah) dengan kapasitas produksi 2 ton per hari. Pakan ikan mandiri ini hanya dijual dengan harga Rp 6.000 per kg,” kata Coco. idt

 

Editor : Ahmad Soim

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018